Analisis Jumlah Kadar Hemoglobin Dan Sel Darah Putih (Leukosit) Pada Mencit (Mus Musculus) Sebelum Dan Sesudah Radiasi Gamma Co-60 Dengan Berbagai Variasi Dosis

Yulita Wulandari, Puji Hartoyo, Febria Anita, Purwantiningsih Purwantiningsih

Abstract


Radiasi diketahui mempunyai efek merusak sel-sel induk dan sel-sel prekursor pada sumsum tulang (sindrom sumsum tulang), sehingga menurunkan jumlah sel-sel darah dalam peredarannya.Dalam kondisi normal, kehilangan komponen sel darah akibat konsumsi makanan, infeksi maupun umur dapat diimbangi oleh produksi sel darah induk dalam sumsum tulang. Radiasi dapat menghambat aktivitas sel darah induk atau menghentikan aktivitasnya sama sekali, tergantung pada dosis radiasi yang diterimanya. Selain itu sel darah yang bersirkulasi akan mengalami kematian interfase. Dengan demikian, radiasi akan menurunkan jumlah sel darah yang bergantung pada radiosensitivitas dan harapan hidup sel. Telah dilakukan penelitian respon adaptasi pada 30 ekor mencit jantan berumur 37 – 46 hari, dengan berat dalam rentang 23.79 – 26.66 gram. Sampel mencit dibagi menjadi 10 kelompok, tiap kelompok terdiri dari 3 mencit yang diberi perlakuan penyinaran dengan radiasi gamma Co-60, mencit diberi dosis tunggal 0,5 Gy, 1 Gy, 1,5 Gy, 2 Gy, 2,5 Gy, 3 Gy, 3,5 Gy, 4 Gy, 4,5 Gy dan 5 Gy. Sampel darah mencit diambil sebelum dan sesudah penyinaran.Sampel yang diambil berupa hemoglobin dan leukosit. Jumlah hemoglobin rata-rata mencit 12,899 g/dl sebelum radiasi dan 12,154 g/dl sesudah radiasi dengan variasi dosis 0,5 Gy hingga 5 Gy. Jumlah leukosit rata-rata mencit 8,462 x 103/μl sebelum radiasi dan 7,207 x 103/μl sesudah radiasi dengan variasi dosis 0,5 Gy hingga 5 Gy.

Keywords


Radiasi, respon darah, variasi dosis, hemoglobin, mencit.

Full Text:

PDF

References


Hill, R. P. (1994). Cellular Basis of Radiotherapy. In : Tannock IF, HillPH, editors. The Basic Science of Onkology. New York: Mc Graw-HillInc. Company259-275.

Broome, E.J., Brown, D.L., and Mitchel, R.E.J.(2002). Dose Response forAdaptaion to Low Doses of 60Co γ and 3H-β-particle Radiation in NormalHuman Fibroblast. Journal of Radiation. Research. 158, 181-186.

Akhadi, M.(2000). Dasar – Dasar Proteksi Radiasi. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Diklat. (2005). Efek Biologi Radiasi. Diklat Insprektur Pratama Tingkat I, Juli 21.

John, B., Smith, B.V.Sc., dan Mangkoewidjojo, S.(1988). Pemeliharaan, Pembiakan, dan Penggunaan Hewan Percobaan di Daerah Tropis. Depok : Universitas Indonesia.

Harahap, N.S.(2008). Pengaruh Aktivitas Fisik Maksimal TerhadapJumlah dan Hitung Jenis Leukosit pada Mencit (Mus Musculus L) Jantan.Sumatera Utara : E-Respository.

Cerveny, T.J., Macvittie, T.J., Young, R.W. (1989). Acute Radiation Syndrome in Humans. Walker, R.I., Cerveny, T.J. Medical consequencesof nuclear warfare. Maryland: TMM Publications, 15-36

Effendi, Z.(2003). Peran Leukosit Sebagai Anti Inflamasi Alergik DalamTubuh. Bagian Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatra Utara

Steell, G. G.(1997). Basic Clinical RadiobiologySecond Edition. OxfrordNew York : University Press, Inc.,

BAPETEN. (2011). Surat Keputusan Kepala Bapeten Nomor 8/Ka-Bapeten/11 Tentang Keselamatan Radiasi Dalam Penggunaan Pesawat Sinar-x dan Intervensional. Jakarta: BAPETEN.

Susworo, R.(2007). Radioterapi. Depok : Universitas Indonesia (UI-Press).

Alatas, Z.(1997). Peran Radiobiologi dalam Peningkatan KualitasRadioterapi. Pusat Standardisasi dan Penelitian Keselamatan RadiasiBadan Tenaga Atom Nasional. Buletin ALARA 1 (2), 9-13.

International Atomic Energy Agency.(1981). Protection Against Ionizing Radiation from External Sources Used in Medicine, IAEA Publication 33. Oxford : Pergamon Press

Departemen Kesehatan R.I.(1991). Petunjuk Pemeriksaan Laboratorium Puskesmas.Pusat Laboratorium Kesehatan Ditjen Binkesmas.

Santoso, Singgih.(2003). Mengatasi Berbagai Masalah Statistik dengan SPSS versi 11.5. Jakarta : Elex Media Komputindo.




DOI: http://dx.doi.org/10.47313/jig.v17i1.534

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2014 Jurnal Ilmiah Giga

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexing by:

Crossref Metadata Search logo

References Style

Copyright notice

Authors who publish with this journal agree to the following terms:

  1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
  2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
  3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Barcode online


Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Nasional, Jakarta