Analisis Dosis Serap CT Scan Thorax Dengan Computed Tomography Dose Index Dan Thermoluminescence Dosimeter

Lutfiana Desy Saputri, Budi Santoso, Agung Nugroho Oktavianto, Febria Anita

Abstract


Pemeriksaan CT scan thorax banyak digunakan dirumah sakit untuk mengetahui penyakit atau kelainan yang terdapat pada mediastinum atau paru-paru. Selama scanning, pasien mendapatkan radiasi pada pesawat CT scan. Perkiraan dosis yang diterima pasien sudah ada pada layar monitor yaitu nilai CTDI, namun untuk mengetahui dosis sebenarnya yang diterima pasien maka perlu pengukuran langsung menggunakan TLD yang ditempelkan pada tubuh pasien selama proses scanning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya dosis yang diterima pasien selama CT scan thorax, membandingkan besar dosis yang diterima pasien dengan menggunakan TLD dan nilai CTDI yang tertera pada layar monitor selama CT scan thorax, mengetahui hasil ukur dosis masih dalam batas panduan monitor selama CT scan yang ditetapkan atau tidak, mengetahui hubungan antara hasil ukur dosis dengan DLP pada pasien selama CT Scan thorax. Penelitian diawali dengan pengukuran konsistensi keluaran tegangan tabung sinar-X (kVp Output). Lalu dilakukan pengukuran dosis radiasi pada area thorax dengan menggunakan chips TLD-100 yang ditempelkan pada permukaan area thorax terhadap 9 pasien yang berbeda-beda. Chips TLD-100 ditempelkan pada 3 titik yaitu caput humerus kanan, caput humerus kiri, dan sternum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) besarnya dosis radiasi yang diterima pasien selama CT scan thorax sebesar 16,19 mGy sampai dengan 27,66 mGy. (2) prosentasi perbedaan hasil ukur terhadap CTDI vol sebesar 0,06%-70,74%, adanya perbedaan rerata dosis pada tiga titik pengukuran yaitu caput humerus kanan sebesar 17,6 mGy, caput humerus kiri sebesar 16,52 mGy, dan sternum sebesar 25,4 mGy. (3) penerimaan dosis rata-rata pasien pada CT Scan thorax masih dalam batas panduan dosis CT scan yang ditetapkan oleh European Commission, yaitu sebesar 30 mGyuntuk CT thorax rutin, namun nilai DLP yang didapatkan berada diatas panduan dosis yang ditetapkan. (4) hasil ukur dosis berbanding lurus dengan DLP ( dose length ProduCT) yang diterima pasien.

Keywords


Dosis Thorax, CT Scan, Thermoliminisence Dosimeter (TLD), CTDI.

Full Text:

PDF

References


Tsalafoutas, I.A. dan Metallidis, S.I. 2011. A Method for Calculating Dose Length Product from CT DICOM Images. The British Journal of Radiology,http://www.ncbi.nlm.nih.gov/. Diakses pada tanggal 20 Januari 2015.

AAPM. 2010. AAPM Report No. 111 Comprehensive Methodology for the Evaluation of Radiation Dose in X-ray Computed Tomography. American Association of Physicists in Medicine : College Park Batan, 2009. “Pedoman Keselamatan dan Proteksi Radiasi Kawasan Nuklir Serpong. Badan Tenaga Nuklir Nasional, Tangerang Selatan.

Batan. 2009. “Pedoman Keselamatan dan Proteksi Radiasi Kawasan Nuklir Serpong. Badan Tenaga Nuklir Nasional, Tangerang Selatan.

Alatas, Z., 2004, “Efek Radiasi Pengion dan Non Pengion pada Manusia”, Puslitbang Keselamatan Radiasi dan Biomedika Nuklir, BATAN, Jakarta.

Aprilyanti, Dinda Dyesti, dkk. 2013. “Pengaruh Diameter Phantom dan Tebal Slice Terhadap Nilai CTDI Pada Pemeriksaan Menggunakan CT-Scan”. Jurnal. Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas, Padang.

Sylvia Helga, dkk. 2013. “Estimasi Nilai CTDI dan Dosis Efektif Pasien Bagian Head, Thorax dan Abdomen Hasil Pemeriksaan CT-Scan Merek Philips Briliance 6. Jurnal. Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas, Padang.

Masdi, 2013. “Analisis Penerimaan Dosis Radiasi di Organ Mata Pada Pemeriksaan Nasofaring Menggunakan CT-Scan”. Skripsi. Jurusan Fisika FMIPA Universitas Diponegoro, Semarang.

Tappouni, R, Mathers, B. 2013. Scan Quality and Entrance Skin Dose in Thoracic CT: A Comparison between Bismuth Breast Shield and Posteriorly Centered Partial CT Scans. Journals. Radiology Department, Penn State Hershey Medical Center, 500 University Drive, Hershey, PA 17033, USA.

Ballinger P.W., 1995, “Atlas of Radiographic Positions and Radiologic Procedures”, volume III, The Mosby Company, London.

Seeram, E., 2001, “Computed Tomography Physical Principles, Clinical Applications, and Quality Control.”, W.B.Saunders Company.

Sprawls P. 1995. Physical Principles of Medical Imaging. Edition 2. Rockville Md: Aspen.

Bontranger, K.L., 2001, “Text Book of Radiographic and Related Anatomy”, Fifft Edition, The CV Mosby, London.

Hendee, W.R., Ritenour, E.R., 2002, “Medical Imaging Physics”, Willey-Liss inc. New York, USA




DOI: http://dx.doi.org/10.47313/jig.v20i1.546

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmiah Giga

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexing by:

Crossref Metadata Search logo

References Style

Copyright notice

Authors who publish with this journal agree to the following terms:

  1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
  2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
  3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Barcode online


Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Nasional, Jakarta