Analisis Radiasi Hambur di Luar Ruangan Klinik Radiologi Medical Check Up (MCU)

Muh. Zakky Arizal, Budi Santoso, Dwi Bondan Panular, Febria Anita

Abstract


Telah dilakukan penelitian tentang Analsisis Radiasi Hambur di Luar Ruangan Klinik Radiologi Medical Check Up (MCU). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis radiasi hambur yang diterima titik perisai dan Pola sebaran radiasi hambur di belakang titik perisai. Penelitian ini menggunakan surveymeter sebagai alat ukur radiasi. Proses pengambilan data dilakukan dengan cara peneliti berdiri dibelakang dinding setiap dilakukan pemeriksaan dengan faktor eksposi yang sudah ditentukan yaitu 50, 55, dan 60 kV dengan waktu 16 mAs. Pengambilan data dilakukan dengan beberapa kali agar datamenjadi lebih akurat. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan laju dosis radiasi sebesar 0,477, 0,76, dan 0,897mSv/tahun masih jauh dari nilai batas dosis untuk pekerja radiasi 20 mSv dan masyarakat umum 1 mSv. Pola sebaran radiasi hambur kenaikan yang signifikan ditujukan oleh dinding penahan yang merupakan shielding F yang terletak di didalam ruangan untuk tempat berlindungnya petugas radiasi ketika melakukan pemeriksaan.

Keywords


Shielding, Surveymeter, Dosis Radiasi, Faktor Eksposi.

Full Text:

PDF

References


Bushong, S. C, 2008. “Radiologic Science For Technologist”. Ninth Edition. Mosby Company, Missouri, USA.

BAPETEN. 2013. “Surat Keputusan Kepala Bapeten nomor 4 tentang Proteksi dan Keselamatan Radiasi dalam Pemanfaatan Tenaga Nuklir”. Jakarta.

BATAN. 2005. “Desain Penahan Ruang Sinar-X”. Pelatihan Petugas Proteksi Radiasi, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Tenaga Nuklir Nasional, Jakarta.

Dradjat, A. N. 2010. “Analisis Sebaran Radiasi Hambur Dari Pasien Pada Pesawat Fluoroskopi Dengan Metode Monte Carlo dan Pengukuran”. Universitas Indonesia. Jakarta.

Sya’adah, Nunung, C. 2011. “Pengukuran Dosis Radiasi Sekunder Pada Pembuatan Foto Thorax Bagian Non Bedah Unit Gawat Darurat RSUD A. Wahab Sjahranie”. Universitas Mulawarman. Samarinda. Kalimantan Timur

Syahria. 2012. “Pembuatan Kurva Isodosis Paparan Radiasi Di ruang Pemeriksaan Instalasi Radiologi RSUD Kabupaten Kolaka”, Universitas Diponegoro, Semarang.

Sutjipto, T. 2003. “Perancangan dan Penahan Radiasi di Unit Radiologi untuk Diagnostik Menggunakan Sinar X”. Jurusan Teknik Nuklir Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada.

Alatas, Zubaidah, dkk. 2014. “Buku Pintar Nuklir”. Jakarta. BAPETEN RI

Akhadi, M., 2000. “Dasar-Dasar Proteksi Radiasi”, Edisi I, Rineka Cipta, Jakarta.

DEPKES RI. 1999. “Pedoman Peningkatan Quality Assurance Fasilitas Pelayanan Radiologi”. Jakarta

Beiser, A. 1992. “Konsep Fisika Modern”, Terjemahan The Houw Liong, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Bapeten, 2011. Keselamatan Radiasi Dalam Penggunaan Pesawat Sinar-X Radiologi Diagnostik Dan Intervensional. Jakarta: Bapeten.

Chesney, H. 1971. “Radiographic Photography”. 3th Edition, London.




DOI: http://dx.doi.org/10.47313/jig.v20i2.556

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmiah Giga

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexing by:

Crossref Metadata Search logo

References Style

Copyright notice

Authors who publish with this journal agree to the following terms:

  1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
  2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
  3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Barcode online


Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Nasional, Jakarta