EFEKTIVITAS PEMBERIAN AIR KELAPA TERHADAP NYERI HAID PADA SISWI DI SMAN 11 SEPATAN TANGERANG BANTEN

Andi Julia Rifiana, Risza Chirunnisa, Nita Handayani

Abstract


Nyeri haid atau dismenorea merupakan suatu penyakit gejala fisik yang paling umum yang banyak terjadi pada remaja usia sekolah dengan angka kejadian sekitar 60% - 90%. Salah satu penanganan dengan non farmakologi diantaranya dengan pemberian air kelapa. Hasil studi pendahuluan di SMAN 11 Sepatan dari 73 siswi dari total keseluruhan siswi kelas X1-X4 didapatkan sekitar 21 siswi (28,8%) mengalami dismenore. Selama ini belum pernah diberikan air kelapa, padahal air kelapa tersebut banyak dijual di jalan dengan harga yang relatif murah. Penelitian pre-post eksperimental desain ini menggunakan rancangan two group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden yang terdiri dari 15 responden eksperimen 15 responden kontrol dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji T-Test Independent untuk mengetahui efektivitas pemberian air kelapa terhadap nyeri haid, yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil analisis univariat pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata pretest 3,93 dan posttest sebesar 1,67, adapun pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata pretest 4,8 dan posttest sebesar 3,67. Hasil analisis bivariat terdapat perbedaan yang signifikan antara pemberian air kelapa dan tidak terhadap nyeri haid pada siswi dengan nilai p= 0,001. Pemberian air kelapa terhadap nyeri haid pada siswi efektif. Diharapkan siswi dapat menggunakan air kelapa untuk mengatasi nyeri haid sehingga dapat mengikuti pelajaran seperti biasa dan tidak mengurangi konsentrasi.


Full Text:

PDF

References


Alatas, F., & Larasati, T. A,. 2016. Dismenore primer dan faktor risiko dismenore primer pada remaja. Majority, Volume 5 Nomor 3.

Amiritha. 2017. Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda Terhadap Penurunan Nyeri Haid Remaja di Rusunawa Putri Universitas Muhammadiyah Semarang. Manuscript. Universitas Muhammadiyah Semarang.

Anugroho, D. & Wulandari, A. 2017. Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid. Yogyakarta: ANDI.

Bobak, I. 2014. Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Jakarta: EGC.

.Fitri. 2016. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Dismenore pada Mahasiswi Tingkat I Akademi Kebidanan Aisyiyah Provinsi Banten Tahun 2016. Naskah Publikasi. Universitas Nasional

Kristina, N.N, Syahiddan dan Fatimah S. 2014. Pengaruh Air Kelapa Terhadap Multipikasi Tunas In Vitro, Produksi Rimpang, dan Kandungan Xanthorrhizol Temulawak di Lapangan. Jurnal Litri Volume 18 Nomor 3.

Kusmiran, E. 2014. Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Bandung: Salemba Medika.

Lestari. 2015. Pengaruh Pemberian Air Kelapa Hujaiu terhadap Tingkat Nyeri Haid pada Mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan STIKES Aisyiyah Yogyakarta. Naskah Publikasi. Program Studi Pendidikan Ners-Program Studi Ilmu Keperawatan.

Manuaba. 2015. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan KB. Jakarta: EGC.

Proverawati. 2017. Menarche Menstruasi Pertama Penuh Makna. Yogyakarta: Mutiara Medika.

Putri, T. 2014. Studi Komparasi Pemberian Terapi Kompres Hangat dan Senam Dismenore Terhadap Tingkat Disminore pada Remaja di Wilayah Gamping Sleman Yogyakarta. Naskah Publikasi. STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Savitri R. 2017. Gambaran Skala Nyeri Haid Pada Usia Remaja, Jurnal Keperawatan ‘Aisyiyah. Vol. 2 No. 2. Stikees Aisyiyah Bandung.

Sumino, Nursanti, F. A., & Trisnawati, D. 2016. Studi analisis pemanfaatan air kelapa sebagai intervensi non farmakologi dalam mengurangi nyeri haid pada remaja dalam sudut pandang keperawatan. Manuscript. Universitas Muhammadiyah Semarang.

Umi, 2016, Gambaran Pengetahuan tentang Dismenorea dan Penanganan Dismenorea, Semarang, program sarjana, Naskah Publikasi. Universitas Muhammadiyah.

Wiknjosastro, H. 2014. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.