FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN NEONATUS HIPERBILIRUBIN DI RSB PASUTRI BOGOR PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016

Marini Madiastuti, Sri Chalada

Abstract


Background: Neonates Hiperbilirubin is a state resembling liver disease found in newborns due to hyperbilirubinemia and is one of urgency that often occurs in newborns, as much as 25-50% in term infants and 80% in low birth weight babies. In 2016 the period of January to June in the Pasutri Maternity Hospital Bogor Hiperbilirubin number of cases as many as 95 babies. The purpose of this study was to determine the factors related with the incidence of neonatal Hiperbilirubin in the Pasutri Maternity Hospital Bogor West Java Province. This research is a quantitative analytical research using case control design. The population in this study were all neonatus hiperbilirubin recorded in the Pasutri Maternity Hospital Bogor West Java Province. The total number of population were 1270 babys, with 95 sample cases and 95 babys for sample control. Data analysis included univariate analysis using frequency distribution and bivariate analysis using chi square to see the relationship between the variables studied. Results of univariate analysis showed age full-term pregnancies as many (55.8%), abnormal type of labor as much (57.4%), weight <2,500 g total (47.9%) and infants with male gender as (59.5%). The results of the bivariate analysis showed there are relationships between gestational age (p-value 0.009), type of delivery (p-value 0.002) and birth weight (p-value 0.000). And no relationship with gender (p-value 0.104) and the incidence Hiperbilirubin. Suggestions put forward for health officials to provide information to parents about the signs Hiperbilirubin and treatment of infants with Hiperbilirubin.

Keywords


Neonates Hiperbilirubin, Age Pregnancy, Childbirth type, birth weight and sex

Full Text:

PDF

References


Behman, dkk (2006).Nelson : Ilmu Kesehatan Anak. Jilid 1. Edisi Revisi. Jakarta EGC.Comprehensive.

Bobak, I.M. et al. (2005). Buku Ajar Keperawatan Maternitas (Maternity Nursing), Edisi 4. Jakarta: EGC

Bugis, dkk, (2010).Rasio Bilirubin Albumin pada Neonatus dengan Hiperbilirubinemia di Divisi Neonatologi RS.H. Adam Malik Medan dan RS.Pirngadi Medan Agustus 2009 – Maret 2010.Departemen Ilmu kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sumatra Utara/RSUP H AdamMalik, Medan.

Cuningham, F.G. et al. (2006). Obstetri William, Edisi 21. Jakarta: EGC

Depkes RI (2015). Profil Kesehatan Indonesia 2006.Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta. (Di unduh dari http://www.depkes.go.id. Pada tanggal 10 oktober 2016 pada pukul; 15.00 WIB)

Eva. (2011). Karakteristik Bayi Usia 0-7 hari yang Mengalami IkterusNeonatorum di RSUD Cibinong Bogor. Akademi Kebidanan Bogor Husada

Fraser, D.M & Cooper, M.A. (2009).Buku Ajar Bidan (Myles Textbook For Midwives), edisi 14. Jakarta: EGC

Graber, Mark A. (2006). Buku Saku Dokter Keluarga, Edisi 3. Jakarta: EGC

Hasan, R. (2005). Buku Kuliah Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta: FKUI

Harrison. (1999). Prinsip-Prinsip Penyakit Dalam. Jakarta: EGC

Haws, Paulette S. (2007). Asuhan Neonatus Rujukan Cepat. Jakarta: EGC

Hidayat. 2008. Ilmu Kesehatan Anak Untuk Kebidanan. Salemba Medika ; Jakarta

JNPK-KR. (2008).Paket Pelatihan PONEK Asuhan Neonatal Esensial.Jakarta: JNPK-KR.

JNPK-KR. (2008).Pelatihan Klinik Asuhan Persalinan Normal. Jakarta: JNPK-KR

Kosim, S. (2003). Buku Panduan Manajemen Masalah Bayi Baru lahir untuk Dokter, Bidan, dan Perawat, di Rumah Sakit. Jakarta: JHPIEGO

Lapau.B, (2015).Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Manuaba.IBG, (2007).Buku Ajar Asuhan Kebidanan.Jakarta: EGC

Markum, A.H. et al.(2002).Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak.Jakarta: FKUI

Maryanti, D., Sujianti & Budiarti, T. (2011).Buku Ajar Neonatus, Bayi dan Balita. Jakarta: TIM

Mochtar, R. (2011). Sinopsis Obstetri: Obstetri Fisiologi, Obstetri Patologi, Edisi 3. Jakarta: EGC

Mochtar, R, 1998. Sinopsis Obstetri.Jakarta :EGC

Nelson, Karen J, dkk. Ilmu Kesehatan Anak Nelson edisi ke 6.Jakarta : EGC, 2011.

Nawawi, H. (2003).Metode Penelitian Bidang Sosial.Yogyakarta: Gadjah Mada University

Notoatmodjo.(2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta

Haws, Paulette S. (2007). Asuhan Neonatus Rujukan Cepat. Jakarta: EGC

Hidayat. 2008. Ilmu Kesehatan Anak Untuk Kebidanan. Salemba Medika ; Jakarta

JNPK-KR. (2008). Paket Pelatihan PONEK Asuhan Neonatal Esensial. Jakarta: JNPK-KR.

JNPK-KR. (2008).Pelatihan Klinik Asuhan Persalinan Normal. Jakarta: JNPK-KR

Kosim, S. (2003).Buku Panduan Manajemen Masalah Bayi Baru lahir untuk Dokter, Bidan, dan Perawat, di Rumah Sakit. Jakarta: JHPIEGO

Lapau.B, (2015).Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Manuaba.IBG, (2007).Buku Ajar Asuhan Kebidanan.Jakarta: EGC

Markum, A.H. et al.(2002).Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak.Jakarta: FKUI

Maryanti, D., Sujianti & Budiarti, T. (2011).Buku Ajar Neonatus, Bayi dan Balita. Jakarta: TIM

Mochtar, R. (2011). Sinopsis Obstetri: Obstetri Fisiologi, Obstetri Patologi, Edisi 3. Jakarta: EGC

Mochtar, R, 1998. Sinopsis Obstetri.Jakarta :EGC

Nelson, Karen J, dkk. Ilmu Kesehatan Anak Nelson edisi ke 6.Jakarta : EGC, 2011.

Nawawi, H. (2003).Metode Penelitian Bidang Sosial.Yogyakarta: Gadjah Mada University

Notoatmodjo.(2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta

__________, dkk (2009).Faktor-Faktor pada Ibu Bersalin yang Berhubungan dengan Kejadian Hiperbillirubin pada Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit Dustira Cimahi Tahun 2009. (Diunduh dari http://www.stikesayani.ac.id/.pdf pada tanggal 2 november 2016 pada pukul 09.00 WIB)

Prawirohardjo.S, (2014).Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka

Reza, G. (2016).Perbedaan Kejadian Ikterus Neonatorum Antara Bayi Prematur dan Bayi Cukup Bulan pada Bayi dengan Berat Lahir Rendah di RS PKU Muhammadiyah Surakarta. (Diunduh dari http://http://eprints.ums.ac.id/.pdfpada tanggal 20 oktober 2016 pada pukul 19.00 WIB)

Saifuddin, A.B. (2009).Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal.Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Salmah.et al. (2006). Asuhan Kebidanan Antenatal, Cetakan I. Jakarta: EGC

Sastrawinata. (2003). Ilmu Kesehatan Reproduksi: Obstetri Patologi, Edisi 2. Jakarta: EGC

Sinclair, C. (2010). Buku Saku Kebidanan (A Midwife’s Handbook). Jakarta: EGC

Surasmi, A., Handayani, S & Nur, H.(2003).Perawatan Bayi Resiko Tinggi.Jakarta: EGC

Sugiyono. 2010. Statistika Untuk Penelitian. Alfabeth cv; Bandung

Sukandarrumidi, (2012). Dasar–Dasar Penulisan Proposal Penelitian.Yogyakarta: Gajah Mada University Press

Sukadi (2002). Diktat Kuliah Perinatologi: Ilmu Kesehatan Anak. Fakultas Kedokteran Universitas Padjdjaran. Rumah Sakit Hasan Sadikin. Bandung.

Wahyuni, S. (2011).Asuhan Neonatus, Bayi dan Balita Penuntun Belajar Praktik Klinik. Jakarta: EGC

Wiknjosastro, H. (2006).Ilmu Kebidanan, Edisi Ketiga Cetakan Kedelapan.Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Wong, L Donna.et al. (2008). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Wong. Jakarta: EGC.

Sukadi A. Hiperbilirubinemia. Dalam: Kosim MS, Yunanto A, Dewi R, Sarosa GI, Usman A, penyunting. Buku ajar neonatologi.Edisi 1. Jakarta: Badan Penerbit IDAI; 2008. h.147-69.

Tioseco JA, Aly H, Milner J, Patel K, El-Mohandes AA.Does gender affect neonatal hyperbilirubinemia in low-birth-weigth infants?. Pediatr Crit Care Med 2005;6:171-4.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.