MORFOLOGI BAHASA HITU DI MALUKU SELATAN

Wiwiek Dwi Astuti

Abstract


Maluku adalah satu provinsi di Indonesia yang mempunyai keberagaman bahasa yang cukup besar. Salah satu
bahasa yang mempunyai dialek dan penutur yang cukup banyak adalah bahasa Hitu di Pulau Ambon. Meskipun
persebaran penutur bahasa Hitu cukup luas dengan penutur yang cukup banyak, bahasa Hitu dapat dikategorikan
sebagai bahasa yang terancam punah. Oleh sebab itu, perlu dilakukan berbagai upaya pengembangan dan
pelindungan agar bahasa Hitu terhindar dari ancaman kepunahan. Berbagai cara dapat dilakukan untuk melindungi
dan mengembangkan bahasa Hitu di Maluku, misalnya melalui penyusunan sistem fonologi, tatabahasa, penyusunan
kamus, dan bahan ajar bahasa Hitu. Tujuan tulisan ini adalah meneliti aspek morfologi bahasa Hitu, yaitu aspek apa
saja yang mendukung morfologi bahasa Hitu yang sudah ditetapkan sebagai dialek standar bahasa yang kini ada di
Jazirah Leihitu. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan aspek morfologi bahasa Hitu di Maluku Tengah. Hasil
penelitian ini adalah ditemukannya morfem bahasa Hitu, yang berupa (1) morfem bebas, morfem terikat dan (2)
proses morfologis yang meliputi afiksasi, reduplikasi, dan komposisi.
Kata Kunci: bahasa Hitu, bahasa terancam punah, dialek standar


Full Text:

PDF

References


Alwasilah, Chaedar. 1995. Linguistik Suatu Pengantar. Bandung: Angkasa

Bloomfield, Leonard. 1933. Language. New York: Henry Hold.

Collins, James Thomas. 1981. Pertembungan Linguistik di Indonesia Timur: Bahasa Melayu dan

Bahasa Asilulu di Pulau Ambon. Malaysia: Dewan Bahasa.

Pattikayhattu, J.A. 2007. Negeri-Negeri di Jazirah LeihituPulau Ambon.Yogyakarta: PT Citra

Aji Parama.

Ramlan, M. 1983. Morfologi SuatuTinjauan Deskriptif. Yogyakarta.

SIL International. 2006. Bahasa-Bahasa di Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta: SIL International,

Cabang Indonesia.

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Tehnik Analisis Bahasa ( Pengantar Penelitian Wahana

Kebudayaan secara Linguistik). Yogyakarta : Duta Wacana University Press.

Parera, Jos Daniel. 1987. Morfologi Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Pattikayhattu, J.A. 2007. Negeri-Negeri di Jazirah LeihituPulau Ambon.Yogyakarta: PT Citra

Aji Parama.

Pusat Bahasa. 2008. Bahasa-Bahasa di Indonesia. Dendy Sugono, Mahsun, Inyo Yoz

Fernandez, Kisyani Laksono, Multamia R.M.T. Lauder, dan Nadra (Eds.). Jakarta: Pusat

Bahasa, Depdiknas.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.