POSMODERNISME DAN POSKOLONIALISME DALAM KARYA SASTRA

Ade Eka Anggraini

Abstract


Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan posmodernisme dan poskolonialisme dalam karya sastra. posmodernisme dan poskolonialisme bertujuan untuk menghasilkan sebuah penelaahan dan pemahaman dari karya sastra yang lebih utuh, dan tidak terikat lagi oleh struktur teks.metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisis isi. Dengan asumsi yang demikian itu, maka baik posmodernisme maupun poskolonialisme lebih berusaha untuk melihat sebuah karya sastra dari berbagai sisi yang ada. Hasilnya; Posmodernisme dengan keras menolak segala penjelasan apa pun yang harmonis, universal dan konsisten, sebagaimana yang menjadi semangat kabur dalam semangat modernitas. Adapun simpulannya kajian dalam bidang kolonialisme mencakup seluruh khazanah tekstual nasional, khususnya karya sastra yang pernah mengalami kekuasaan imperial sejak awal kolonisasi hingga sekarang.
Kata Kunci: sastra, posmodernisme, poskolonialisme


Full Text:

PDF

References


Anderson, Benedict. 1999. Komunitas Imajiner: Renungan Tentang Asal-Usul dan Penyebaran Nasionalisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bartens, Hans.2001. Literary Theory: The Basics. London: Routledge.

Foucault, Michel. 2002. Pengetahuan dan Metode Karya-Karya Penting Foucault. Yogyakarta: Jalasutra.

Kasiyan. 2002. STA, Poskolonialisme, Postmodernisme, dan Dinamika Diskursus Seni dan Budaya Bangsa-Bangsa. Makalah Disampaikan pada Simposium Internasional Unika Atma Jaya, Jakarta.

Laurenson, Diana., dan Alan Swingewood. 1972. Sociology of Literature. London: Granada Publishing Limited.

Loomba, Ania. 2003. Kolonialisme/Pascakolonialisme (Edisi Terjemahan). Yogyakarta: Bentang Budaya.

Nurhadi. 2007. Poskolonial: Sebuah Pembahasan. Makalah Disampaikan pada Seminar Rumpun Sastra FBS UNY, Yogyakarta.

Said, Edward W. 1998. Peran Intelektual (Edisi Terjemahan). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.