10.47313 PERJUANGAN UNTUK KESETARAAN HAK DI RANAH PUBLIK YANG TERLIHAT PADA ANIME ARTE

PERJUANGAN UNTUK KESETARAAN HAK DI RANAH PUBLIK YANG TERLIHAT PADA ANIME ARTE

Authors

  • Intan Progrram Studi Sastra Jepang, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Nasional, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.47313/aksarabaca.v4i2.4305

Abstract

Penelitian ini membahas ketidakadilan gender yang terlihat pada anime Arte dalam memperjuangkan haknya agar
setara dan diakui bahwa perempuan bisa melakukan pekerjaan yang sama dengan laki-laki. Teori yang digunakan
adalah teori feminisme liberal Judith Lorber (1997) dan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan
pendekatan deskriptif yang ditinjau dari kata-kata yang diucapkan dalam karakter tokoh anime Arte. Hasil dari
penelitian menunjukkan bahwa pada era tersebut tidak banyak perempuan pekerja sebagai pelukis. Karakter Arte
yang seorang perempuan mampu melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan laki-laki. Pada saat itu tidak banyak
perempuan yang ingin bekerja, independen secara finansial, sejajar dengan laki-laki, lebih suka beraktivitas di luar
rumah daripada melakukan urusan domestik, dan berteman akrab dengan lawan jenis.
Kata kunci: liberal, feminisme, ketidakadilan gender, arte

This study discusses the gender inequality seen in the anime Arte in fighting for their rights to be equal and to be
recognized that women can do the works as men. The theory used is Judith Lorber’s theory of liberal feminism (1997)
and a qualitative research method with a descriptive approach that is view from the words spoken in anime character
Arte. The results of the study shows that in that era there were not many women worked as painters. Arte’s character
whos is a woman is able to do jobs that are usually done by men. At that time there were not many women who wanted
to do work, were financially independent, equal to men, and preferred to do activities outside the home rather than
doing domestic affairs, and made close friends with the opposite sex.
Keywords: liberal, feminism, gender inequality, arte

Downloads

Published

2025-12-15