Verifikasi Distribusi Dosis TPS Dan Pesawat Linac Menggunakan Phantom Octavius 4D Dengan Teknik IMRT Protokol Kanker Lidah

Tomas Wali, Febria Anita

Abstract


Tindakan terapi bertujuan untuk hasil yang optimal berupa kematian jaringan kangker sebanyak mungkin dan kerusakan minimal pada jaringan sehat sehingga dilakukan upaya untuk mengoptimalkan hasil pengobatan radiasi. IMRT merupakan salah satu teknik radioterapi menggunakan pesawat LINEC dengan banyak lapangan penyinaran yang menggunakan intensitas radiasi yang berbeda – beda untuk mendapatkan dosis maksimal pada organ target tumor dan dosis seminimal mungkin pada organ sehat. Verifikasi dilakukan dengan menggunakan Octavius 4D. Dari penelitian yang telah dilakukan pada 2 pasien dengan protokol kanker lidah, dimana 2 pasien dilakukan verifikasi pada setiap lapangan dan gabungan semua lapangan, Didapatkan kesesuaian piksel bagus untuk semua pasien dengan kriteria γ ≤ 1 pada 5 % DD, dan 3 mm DTA. Hasil verifikasi untuk semua lapangan penyinaran didapat kesesuaian piksel yaitu 99,7% untuk pasien 1 dan 2 Kesesuaian piksel untuk dan pasien 2 hasil verifikasi untuk semua lapangan penyinaran didapat kesesuaian piksel yaitu 98,4 %. Kesesuaian piksel untuk verivikasi setiap lapangan penyinaran pada pasien 1 : 96,8 %, 86,0 %, 96,2 %, 97,8 %, 98,5 %, 96,3 %, 93,9 %, pasien 2 : 97,8 %, 94,2 %, 95,1 %, 97,9 %, 98,5 %, 88,2 %, 96,2 %. Perbedaan pengukuran disebabkan antara lain karena pergerakan MLC secara dinamis, tegangan arus yang tidak stabil, temperatur ruangan yang selalu berubah - ubah dan daerah dosis rendah.

Keywords


IMRT, Verifikasi Octavius 4D, Kanker Lidah

Full Text:

PDF

References


Stephens, F.O., & Aigner, K.,R. 2009. Basic of oncology. 2009th edition

Velde, Van de C. J. H., Bosman, F.T., Wagener, D. J. Onkologi. Ed. 5. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press. 1999

Ryangga, D. 2011. Optimasi pencitraan lokalisasi dengan computed radiografi (CR) pada pasien radioterapi dengan berkas sinar-x 6MV. Tesis. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia, Jakarta

Todorovic, M., Fischer, M., Cremers, F., Thom, E., dan Schmidt, R. 2006. Evaluation of GafChromic EBT prototype B for external beam dose verification. Medical physics

Kristina, D. 2012. Verifikasi penyinaran IMRT menggunakan film gafchromic. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia, Jakarta.

Warjono, S. 2012. Verifikasi lapangan radiasi linac menggunakan kaset non screen yang dimodifikasi lapisan Pb dan Zn pada film sinar-x. Jurnal Teknik Elektro Terapan. Vol. 1(2): 26-32.

Wahyu, E. 2008. Sebuah penelitian tentang perbandingan dosis pada simulasi radioterapi paru – paru antara hasil kalkulasi TPS dengan pengukuran. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia, Jakarta

Pinborg, J.J. 1991. Kanker dan Prakanker Rongga Mulut, .Ed.ke-1. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta

Bushong ,S. 1988, Radiologic Science For Technologist, fourt edition. C.V . Mosby Company. Washington

Khan F.M. 2003. , The physics of Radiation Therapy, Lippincott Wiliams. Englan5013

Murat B, Gokan O., dan Cuneyt E. 2010. Besic Radiation Oncology.nSpringer Berlin

Jacob D. 2011 Treatmen Planning, IAEA

Metcalfe P., Kron T., dan Hoban P. 2007. The Physics of Radiotherapy X - Rays and Electrons. Medical Physics Publishing, Madison, Wiconsin

IBA Dosimetry AB 2012 Octavius 4D User’s Gruide England

Mijnheer dan George.2008. Guidelines for the Verification of IMTR. ESTRO




DOI: http://dx.doi.org/10.47313/jig.v20i2.555

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmiah Giga

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexing by:

Crossref Metadata Search logo

References Style

Copyright notice

Authors who publish with this journal agree to the following terms:

  1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
  2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
  3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Barcode online


Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Nasional, Jakarta