PERKEMBANGAN FASILITAS WISATA RAMAH MUSLIM DI KOREA SELATAN

Authors

  • Somadi Somadi Bahasa Korea, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Nasional, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.47313/aksarabaca.v3i2.3187

Abstract

ABSTRAKSaat ini, Korea Selatan menjadi salah satu negara yang mengalami kemajuan pariwisata yang pesat. Tingginya minat berwisata ke Korea Selatan tidak terlepas dari pengaruh budaya pop Korea yang merebak ke berbagai negara, tidak terkecuali ke negara-negara dengan penduduk bermayoritas muslim. Dengan tingginya minat kunjung wisatawan muslim membuat pemerintah Korea Selatan gencar menawarkan pariwisata ramah muslimnya selain itu karena peningkatan inilah yang membuat pemerintah Korea Selatan dibantu oleh KTO (Korea Tourism Organization) dan KMF (Korea Muslim Federation) mulai mengembangkan layanan dan fasilitas untuk wisatawan muslim yang berwisata ke Korea Selatan. Ketersediaan berbagai tempat ibadah juga tempat makan yang menyediakan makanan dan minuman halal bagi wisatawan muslim menjadi bukti nyata dari keseriusan pemerintah Korea Selatan dalam mempromosikan negaranya melalui pariwisata berbasis ramah muslim. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan fasilitas wisata ramah muslim di Korea Selatan serta pengaruh budaya popular Korea terhadap minat kunjung para wisatawan muslim ke Korea Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitan ini menunjukkan bahwasannya upaya yang dilakukan pemerintah Korea Selatan dalam mengembangkan konsep wisata ramah muslim di KoreaSelatan sudah cukup efektif dalam meningkatkan kenyamanan serta kebutuhan wisatawan muslim saat berwisata melalui promosi-promosi budaya yang diselenggarakan pemerintah Korea Selatan. Kata Kunci : Wisata ramah muslim, budaya pop Korea, wisatawan muslim, fasilitas ramah muslim ABSTRACTCurrently, South Korea is one of the countries experiencing rapid tourism progress. The high interest in traveling to South Korea cannot be separated from the influence of Korean pop culture which has spread to variouscountries, including countries with Muslim majority populations. With the high interest in visiting Muslim tourists, the South Korean government is aggressively offering Muslim-friendly tourism. In addition, because of thisincrease, the South Korean government, assisted by the KTO (Korea Tourism Organization) and KMF (Korea Muslim Federation), began to develop services and facilities for Muslim tourists who travel. to South Korea. The availability of various places of worship as well as eating places that provide halal food and drinks for Muslim tourists is clear evidence of the seriousness of the South Korean government in promoting its country through Muslim-friendly tourism. This research aims to determine the development of Muslim-friendly tourism facilities in South Korea as well as the influence of Korean popular culture on the interest of Muslim tourists to visit South Korea. The method used in this research is descriptive qualitative. The results of this research show that the efforts made by the South Korean government in developing the concept of Muslim-friendly tourism in South Korea have been quite effective in increasing the comfort and needs of Muslim tourists when traveling through cultural promotions organized by the South Korean government. Keywords: Muslim friendly tourism, Korean pop culture, Muslim tourists, Muslim friendly facilities

References

Asrori, Yuni Wachid. & Supridianto. (2019).

Hallyu dan Pengaruhnya pada

Perkembangan Objek Wisata Tematik

Korea Selatan. Jurnal Pariwisata Terapan, Vol. 3, No. 1, 2019: h.77-79.

Barros, Maria Teresa Ogando. 2019. The Hallyu Wave and tourism in South Korea: h.6.

F A, May., dkk. 2020. Wisata Halal Trend Baru Industri Pariwisata Korea Selatan.

Henderson, Joan C. 2016. Muslim travellers, Tourism Industry Responses and the Case of Japan. Tourism Recreation

Research.

Junaidi, J. 2019. Halal-Friendly Tourism and Factors Influencing Halal Tourism.

Putri Aristyani. & Tulus Yuniasih. 2021. Diplomasi Publik Korea Tourism Organization (KTO) Terhadap Indonesia Pada Sektor Pariwisata Tahun 2018- 2019. h. 87-90.

Qurrota Ayun, Primada., dkk. 2018. Praktik Public Relations di Era Disruptif. IPRC dan Galuh Patria: h. 156-157-159.

Rianti. 2019. Upaya Korea Tourism Organization (KTO) dalam

Mempromosikan Pariwisata Korea di Indonesia. JOM FISIP Vol. 6: Edisi I Januari – Juni 2019: h.8.

Downloads

Published

2024-04-30