Rekonstruksi Sosial dalam Naskah Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya

Authors

  • Ahmad Mustolih Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional
  • Lukman Hakim Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Nasional

DOI:

https://doi.org/10.47313/aksarabaca.v2i1.947

Abstract

ABSTRAK

Karya sastra dan budaya memiliki hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi. Di satu sisi budaya dan lingkungan sosial mempengaruhi karya sastra tapi di sisi lain Karya sastra juga berpengaruh terhadap lingkunghan sosial dan budayanya.  Bila Malam Bertambah Malam merupakan salah satu karya sastra yang ditulis oleh pengarangnya untuk mengungkapkan permasalah-permasalahan sosial sekaligus berusaha mempengaruhi dengan menawarkan solusi dari permasalahan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan struktural dan sosiologi sastra, tulisan ini bertujuan untuk mengungkapkan potret permasalahan sosial yang terdapat dalam naskah drama Bila Malam Bertambah Malam dan rekonstruksi sosial yang ditawarkan oleh pengarang dalam karya tersebut. Hasil telitian menunjukkan bahwa permasalahan sosial yang muncul dalam karya tersebut adalah stratifikasi sosial dan diskriminasi sosial. Sedangkan solusi yang ditawarkan oleh pengarang naskah tersebut adalah rekonstruksi sosial.

Kata kunci: Sosiologi Sastra, Kasta, Kejujuran, Rekonstruksi Sosial

ABSTRACT

Literary works have an interrelated connection with culture. Culture influences literary works on one hand and literary works influence culture in the other hands. Bila Malam Bertambah Malam is a literary work written by its author to express socio-cultural problems and tries to influence by offering the alternative solutions.  Using structural approach and sociology of literature this research tried to unveil the pretrial of socio-cultural problem within the drama script entitled “Bila Malam Bertambah Malam and the social reconstruction offered by the author within the story. The result showed that the dominant problems is social stratification and social discrimination. The solution offered by the author was social reconstruction.

Keywords: Sociology of Literature, Honesty, stratification, social reconstruction.

References

Abram, M.H. 1953: The Mirror and the Lamp: Romantic Theory and Critical Tradition. London: Oxford University Press.

Damono, Sapardi Djoko. 2003. Sosiologi Sastra. Semarang: Magister Ilmu Susastra Undip.

___. “Kita dan Sastra Dunia.” Makalah Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Budaya. Tanggal 29 Oktober 2009: Fakultas Ilmu Budaya, Undip, Semarang.

Intan Marliana, Teungku. 2017. Prosiding Seminar antar bangsa ke 10: Ekologi, Habitat Manusia, dan Persekitaran di AlamMelayu. Selangor: S.T. Creative Trading

Sumardjo, Jakob. 1979. Masyarakat dan Sastra Indonesia. Yogyakarta: Nur Cahaya.

Sumardjo, Jakob dan Saini K.M. 1984. Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.

Teeuw, A. 1984. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.

___. 1988. Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Gramedia

Wellek, Rene dan Austin Warren. 1995. Teori Kesusastraan (Terjemahan Melani Budianta). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Wijaya, Putu. 2007. Bila Malam Bertambah Malam. Jakarta:Pustaka Jaya

Wiyatmi. 2013. Sosilogi Sastra. Yogyakarta: Arkana Publisher

Downloads

Published

2024-02-16