Telaah Kritis Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan World Uyghur Congress (WUC) Terhadap Pelanggaran HAM yang terjadi pada Etnis Uighur China

Penulis

  • Edo Afriandi Universitas Nasional, Jakarta
  • Adinda Permata Hati Universitas Nasional, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.47313/jkik.v6i1.1785

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan respon WUC dan OKI dalam menyuarakan isu pelanggaran HAM terhadap masyarakat Uighur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sistem re-education camp yang dijalankan oleh pemerintah Cina terhadap masyarakat Uighur di Xinjiang serta bentuk-bentuk pelanggaran HAM lainnya. Peneliti menggunaka teori Organisasi Internasional (OI) dan teori Organisasi Internasional Non-Pemerintah sebagai kerangka pemikiran. Tingkat analisis yang digunakan untuk peneliti ini adalah sistem internasional. Kajian ini kemudian menemukan jawaban bahwa OKI cenderung pasif dan tidak tegas dalam menyikapi kasus ini, sementara WUC masih perlu bekerja lebih keras dalam upayanya agar pemerintah Cina segera menghentikan tindakan represifnya terhadap komunitas Uighur.

Kata Kunci:  WUC, OKI, Uighur, Organisasi Internasional, Organisasi Internasional Non-Pemerintah, Pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Referensi

Gardener, Bovingdon. 2010. The Uyghurs: Strangers in Their Own Land. New York: Columbia University Press.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Zenz, Adrian. 2020. Coercive Labor in Xinjiang: Labor Tranfser and the Mobilization of Ethnic Minorities to Pick Cotton. Washington DC: Newlines Institute.

Zenz, Adrian. 2020. Sterilizations, IUDs, and Mandatory Birth Control: The CCP’s Campaign to Supress Uyghur Birthrates in Xinjiang. Washington DC: Jamestown Foundation.

Andika, M. Tri dan Elcy Dmayanti. 2020. Sikap Lunak OKI dalam Pelanggaran HAM Kelompok Muslim Uighur. Jurnal Analisis CSIS Stabilitas Geopolitik dan Diplomasi Perdamaian Vol. 49 No. 1. Jakarta: CSIS.

Guedes-Neto, Joao. 2016. International Non-Governmental Organisations: A Conceptual Discussion. Pittsburgh: University of Pittsburgh.

WUC. 2020. Conference Report. The Uyghur Crisis: China’s Laboratory for Rights Abuses. Munich: World Uyghur Congress. Diakses melalui https://www.uyghurcongress.org/en/wp-content/uploads/2021/03/WUC-Brussels-Conference-Report-1.pdf pada 15 Juli 2021 pukul 18.22 WIB

WUC. 2020. Submission to the United Nations Committee on Economic, Social, and Cultural Rights (CESCR). Munich: World Uyghur Congress. Diakses melalui https://www.uyghurcongress.org/en/wuc-submission-to-the-united-nations-committee-on-economic-social-and-cultural-rights-cescr/ pada 16 Juli 2021 pukul. 13.02 WIB

Amnesty. 2021. Like We Were Enemies in A War: China’s Mass internment, Torture, and Persecution of Muslims in Xinjiang. Diakses melalui http://xinjiang.amnesty.org pada 15 Juni 2021 pukul 14.38 WIB

AP. 2020. China cuts Uighur births with IUDs, abortion, sterilization. Diakses melalui https://apnews.com/article/ap-top-news-international-news-weekend-reads-china-health-269b3de1af34e17c1941a514f78d764c pada 20 Juni 2021 pukul 13.53 WIB

BBC. 2016. Their goal is to destroy everyone: Uighur camp detainees allege systematic rape. Diakses melalui https://www.bbc.com/news/world-asia-china-55794071 pada 15 Juni 2021 pukul 21.00 WIB

BBC. 2021. Uighurs: Chinese foreign minister says genocide claims ‘absurd’. Diakses melalui https://www.bbc.com/news/world-asia-china-56311759 pada 17 Juli 2021 pukul 10.52 WIB

Eastern Turkistan Government in Exile, Second East Turkistan Republic (1944 – 1949). Diakses melalui https://east-turkistan.net/second-east-turkistan-republic-1944-1949/ pada 6 Juli 2021 pukul 11.41 WIB

Global Times. 2021. ‘Uyghur Tribunal’ another political farce to smear China’s Xinjiang policy. Diakses melalui https://www.globaltimes.cn/page/202106/1225382.shtml pada 16 Juli 2021 pukul 15.50 WIB

Human Rights Watch. 2021. UN: Governments Should Urge Xinjiang Inquiry. Diakses melalui https://www.hrw.org/news/2021/05/12/un-governments-should-urge-xinjiang-inquiry pada 16 Juli 2021 pukul 14.26 WIB

Johnson, Traci M. 2020. Birth Control and Sterilization. Diakses melalui https://www.webmd.com/sex/birth-control/birth-control-sterilization#1 pada 20 Juni 2021 pukul 23.54 WIB

OIC. History. Diakses melalui https://www.oic-oci.org/page/?p_id=52&p_ref=26&lan=en pada 31 Juli 2021 pukul 10.09 WIB

OIC. Independent Permanent Human Rights Commission (IPHRC) of The Organisation of Islamic Cooperation (OIC). Diakses melalui http://oic-iphrc.org/home/post/1 pada 1 Agustus 2021 pukul 21.16 WIB

Planned Parenthood. IUD. Diakses melalui https://www.plannedparenthood.org/learn/birth-control/iud pada 20 Juni 2021 pukul 17.55 WIB

Russer, Nathan. 2020. Decomenting Xinjiang’s Detention System. Canberra: Australian Strategic Policy Institute. Diakses melalui https://cdn.xjdp.aspi.org.au/wp-content/uploads/2020/09/25125443/documenting-xinjiangs-detention-system.cleaned.pdf pada 16 Juni 2021 pukul 08.53 WIB

The Guardian. 2020. Thousands of Xinjiang mosques destroyed or damaged, reports finds. Diakses melalui https://www.theguardian.com/world/2020/sep/25/thousands-of-xinjiang-mosques-destroyed-damaged-china-report-finds pada 24 Juni 2021 pukul 14.54 WIB

UN, Universal Declaration of Human Rights. Diakses melalui https://www.un.org/en/udhrbook/pdf/udhr_booklet_en_web.pdf pada 31 Juli 2021 pukul 09.40 WIB

WUC. Who We Are. Diakses melalui https://www.uyghurcongress.org/en/introducing-the-world-uyghur-congress/ pada 21 April 2021 pukul 18.47 WIB

WUC. WUC Demonstrations and Protests. Diakses melalui https://www.uyghurcongress.org/en/category/wucactivities/wucdemoprotest/ pada 16 Juli 2021 pukul 16.32 WIB

Xu, Vicky Xiuzhong. 2020. Uyghur for sale: ‘Re-education’, forced labour and surveillance beyond Xinjiang. Canberra: Australia Strategic Policy Institute.

Rudy, Teuku May. 2009. Administrasi dan Organisasi Internasional. Bandung: PR Refika Aditama.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-07-21