Cuaca Ekstrem Dan Kerusakan Ekologis Pada Krisis Lingkungan Sumatra 2025 dalam Konsep Khalifah Fil Ard dan Perspektif Keamanan Lingkungan Internasional

Penulis

  • Indah Setya Purnamawati Universitas Nasional

DOI:

https://doi.org/10.47313/jkik.v9i2.4354

Abstrak

Artikel ini menganalisis krisis lingkungan Sumatra 2025 dengan menelaah hubungan antara cuaca ekstrem dan kerusakan ekologis melalui perspektif keamanan lingkungan dalam Hubungan Internasional serta etika lingkungan dalam Islam. Dengan menggunakan analisis kualitatif terhadap laporan meteorologi, liputan investigatif, serta pendapat para ahli lingkungan, penelitian ini menemukan bahwa curah hujan ekstrem akibat aktivitas siklon tropis hanya menjadi pemicu awal, sementara kerusakan ekologis meliputi deforestasi, degradasi daerah aliran sungai, dan alih fungsi lahan menjadi faktor yang memperbesar skala bencana. Lemahnya fungsi penyangga alam meningkatkan kerentanan masyarakat terhadap banjir dan longsor, sehingga bencana berubah menjadi krisis kemanusiaan dan keamanan. Dalam perspektif Islam, peristiwa ini mencerminkan konsekuensi dari pengabaian amanah manusia sebagai khalifah yang diwajibkan menjaga keseimbangan bumi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mitigasi ke depan harus mengintegrasikan pemulihan ekosistem, penegakan tata kelola lahan berkelanjutan, dan revitalisasi nilai-nilai lingkungan Islam untuk memperkuat ketahanan masyarakat.
Kata Kunci: keamanan lingkungan; kerusakan ekologis; cuaca ekstrem; perspektif Islam; Sumatra 2025

Referensi

Abdillah, M. (2020). Aktualisasi Islam dan Keindonesiaan Dalam Koteks Ideologi Negara Pancasila. Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 4(1). https://journal.unas.ac.id/himmah/article/view/1100

Fuad, A. N., Arbaiyah, A., Mughni, S., & Jainuri, A. (2007). Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies. Islam and Human Rights in Indonesia: An Account of Muslim Intellectuals’ Views, 45(2).

Madjid, N. (2000). Islam Doktrin dan Peradaban. Jakarta: Paramadina.

McDonald, M. (2023). In Defence of Ecological Security. New Perspectives, 31(1). doi:https://doi.org/10.1177/2336825X221143620

Rahmawati, D. (den 1 Desember 2025). BMKG soal Banjir Bandang Sumatera: Curah Hujan 1 Bulan, Tumpah dalam Sehari. DetikNews: https://news.detik.com/berita/d-8237826/bmkg-soal-banjir-bandang-sumatera-curah-hujan-1-bulan-tumpah-dalam-sehari

Rosman, A. (den 10 Desember 2025). Update Bencana Sumatra - Aceh: Hampir 1.000 Korban Meninggal, 5.000 Jiwa Terluka. Hämtat från Katadata: https://katadata.co.id/berita/nasional/6938fa7b2eea5/update-bencana-sumatra-aceh-hampir-1000-korban-meninggal-5000-jiwa-terluka

Sayyidati, A. (2017). Isu Pemanasan Global dalam Pergeseran Paradigma Keamanan pada Studi Hubungan Internasional. Jurnal Hubungan Internasional, 6(1). doi:https://doi.org/10.18196/hi.61103

Sumadinata, W. S. (2023). Climate Change as a Trigger of Global Security Issues. Jurnal Multidisiplin Sahombu, 3(1). doi:https://doi.org/10.58471/jms.v3i01.1745

Teresia, A. (den 1 Desember 2025). Indonesia's floods kill 604 with hundreds missing, disaster agency says. Reuters: https://www.reuters.com/business/environment/indonesias-floods-kill-604-with-hundreds-missing-disaster-agency-says-2025-12-01/

Wijaya, Y. (den 7 Desember 2025). Penyebab Utama Bencana Banjir Sumatera. Aksi.co: https://aksi.co/2025/12/07/penyebab-utama-bencana-banjir-sumatera/

Yahya, R. A. (den 29 Agustus 2025). Rangkuman Demo 25-29 Agustus, Ricuh hingga Jatuh Korban Jiwa. Tirto: https://tirto.id/rangkuman-demo-25-29-agustus-ricuh-hingga-jatuh-korban-jiwa-hgMw

Zapolskis, M. (2012). The Concept of Environmental Security in International Relations: Definition, Features, Implications. Politologija, 65(1). https://www.journals.vu.lt/politologija/en/article/view/1526

Zulham, M., & Romadhona, M. R. (2021). Bela Negara in Islamic Frame to Realize The Vision Of Indonesia Emas 2045. Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 5(2).

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-03-18

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Obs.: Plugin ini minimal membutuhkan satu plugin statistik/laporan aktif. Jika plugin statistik menghasilkan lebih dari satu metrik, pilihlah metrik utama pada pengaturan halaman admin dan/atau pada halaman pengaturan manajer jurnal.