CIVIL SOCIETY DALAM DINAMIKA REKLAMASI TELUK JAKARTA
Kata Kunci:
WALHI Jakarta, organisasi masyarakat sipil, kebijakan reklamasi, Teluk JakartaAbstrak
Penelitian ini mengeksplorasi dinamika peran WALHI Jakarta sebagai organisasi masyarakat sipil (civil society organization/CSO) dalam konteks kebijakan reklamasi Teluk Jakarta. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami peran, pengaruh, dan interaksi CSO dalam proses pengambilan keputusan terkait reklamasi. Dengan menggunakan pendekatan analisis kualitatif, studi ini menganalisis hubungan antara CSO dan pemangku kepentingan terkait, serta dampak partisipasi mereka dalam perumusan dan implementasi kebijakan reklamasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan Muhammad Aminullah, staf media dan kampanye WALHI Jakarta, serta studi kepustakaan dari berbagai buku dan sumber referensi relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WALHI Jakarta memainkan peran vital dalam membentuk pandangan kolektif masyarakat dan mempengaruhi arah kebijakan reklamasi Teluk Jakarta. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan CSO dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, menawarkan landasan untuk praktik kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan lingkungan.
Referensi
Apriando, Tommy. WALHI: "Penahanan Aktivis Anti Reklamasi Langgar Undang- Undang," Mongabay Indonesia, 27 Maret 2014. Tersedia pada: https://www.mongabay.co.id/2014/03/27/walhi-penahanan-aktivis- anti-reklamasi-langgar-undang-undang
Arsyad, Lincolin. Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. 1999. BPFE. Yogyakarta.
Bance, P. “Public Services and Public Ownership by 2030.”. 2012. Augur Project WP6.
Bareksa. Gubernur Ahok Vs Menteri Susi dan Nasib Megaproyek Pluit City - Agung Podomoro, Februari 2015. Tersedia pada: https://www.bareksa.com/berita/berita-ekonomi-terkini/2015-01- 16/gubernur-ahok-vs-menteri-susi-dan-nasib-megaproyek-pluit-city--- agung-podomoro
Brookings Institution. “Civil Society: An Essential Ingredient of Development,” brookings.edu, 2019. Tersedia pada: https://www.brookings.edu/articles/civil-society-an-essential-ingredient-of-development/
Countries: Comparing Experiences with Democracy. 1999. Boulder: Lynne
Dany, Fransiskus Wisnu Wardhana. DPRD DKI Dukung Alih Wilayah Pulau Reklamasi Selama Payung Hukumnya Jelas, KOMPAS, Juli 2023. Tersedia Pada: https://www.kompas.id/baca/metro/2023/07/27/dprd-dki-dukung-alih-wilayah-pulau-reklamasi-selama-payung-hukumnya-jelas
Diamond, Larry, Juan Linz dan Seymour Lipset (Eds.), Democracy in Developing
Diamond, Larry. Developing Democracy: Toward Consolidation, 2003, diterjemahkan oleh Tim IRE Yogyakarta, Yogyakarta: IRE Press.
Environment Indonesia. “Amdal Pembangunan Tanggul Raksasa Dinilai Cacat Hukum,” environment-indonesia.com, 2024. Tersedia pada: https://environment-indonesia.com/articles/amdal-pembangunan-tanggul- raksasa-dinilai-cacat-hukum/
Hasil Reklamasi Teluk Jakarta dalam Perspektif Perbaruan Agraria. Jurnal Bina Mulia Hukum. Vol. 4 No. 2. Maret 2020. hlm. 258. Tersedia Pada: http://jurnal.fh.unpad.ac.id/index.php/jbmh/issue/archive
Hikam, Muhammad A.S. Demokrasi dan Civil Society, 1996, Jakarta, Pustaka LP3ES
Kebangkrutan Ekologis Daratan dan Perairan Pulau Jawa, 12 Januari 2024, Tersedia Pada: https://www.walhi.or.id/tanggul-laut-raksasa-solusi-palsu-krisis-iklim-serta-percepat-kebangkrutan-ekologis-daratan-dan-perairan-pulau-jawa
Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta. Pemerintah Tetap Berniat dan Berlaku Jahat untuk Memuluskan Reklamasi, 29 Agustus 2017. Tersedia pada: https://www.walhi.or.id/index.php/pemerintah-tetap-berniat-dan-berlaku-jahat-untuk-memuluskan-reklamasi
Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta. Selamatkan Teluk Jakarta, 2017. Tersedia pada: https://www.solidaritasperempuan.org/sub/wp-content/uploads/2017/04/makalah-selamatkan-teluk-jakarta.pdf
Kompas.com. Lagi, Keputusan Gubernur DKI Digugat, KOMPAS, 2016. Tersedia pada: https://megapolitan.kompas.com/read/2016/01/22/15000061/Lagi.Keputusan.Gubernur.DKI.Digugat
LBH Jakarta, “Memahami Proyek Reklamasi Teluk Jakarta”, bantuanhukum.or.id, 14 Februari 2020. Tersedia pada: https://bantuanhukum.or.id/memahami-proyek-reklamasi-teluk-jakarta/
LBH Jakarta. Reklamasi Teluk Jakarta, Proyek Ambisius Penuh Pelanggaran, 1 April 2016, Tersedia pada: https://bantuanhukum.or.id/reklamasi-teluk-jakarta-proyek-ambisius-penuh-pelanggaran/
Mariani, Evi. "Kronologi Reklamasi 17 Pulau di Teluk Jakarta," Medium, 2024. Tersedia pada: https://evimariani.medium.com/kronologi-reklamasi-17-pulau-di-teluk-jakarta-31109ee62efc
Nugroho, Iwan dan Rokhmin Dahuri. Pembangunan Wilayah: Perspektif Ekonomi,
Paat, Hence (ed.). Walhi dorong Anies cabut Pergub Pelayanan Reklamasi, Antaranews, November 2017, Tersedia Pada: https://gorontalo.antaranews.com/berita/45609/walhi-dorong-anies-cabut-pergub-pelayanan-reklamasi
Pratama, Sandy Indra. Walhi Desak KPK Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Reklamasi, Hukumonline, 2016. Tersedia pada: https://www.hukumonline.com/berita/a/walhi-desak-kpk-usut-dugaan- penyimpangan-proyek-reklamasi-lt57f5d50b2e307/
Rienner, hlm. 223-226
Rizqiah, Liza. Atikah Puspita M. “Dampak Sosial Ekonomi Reklamasi Pulau C dan D di Teluk Jakarta,” Kapalamada: Jurnal Ilmu-Ilmu Kelautan dan Perikanan, Azra Media Indonesia, 2024. Tersedia pada: https://azramedia- indonesia.azramediaindonesia.com/index.php/Kapalamada/article/view/890
Salamon, Lester M., et.al. Global Civil Society: Dimensions of the Nonprofit Sector,
Salman M, Ramadian Nugrahane. “Kebudayaan sebagai Pendorong Pembangunan Nasional,” KSI Indonesia, 2017. Tersedia pada: https://www.ksi- indonesia.org/old/in/news/detail/kebudayaan-sebagai-pendorong- pembangunan-nasional
Sari, Nursita, Egidius Patnistik. Cabut Izin 13 Pulau Reklamasi, Gubernur DKI Siap Digugat, Kompas.com, September 2018. Tersedia pada: https://megapolitan.kompas.com/read/2018/09/26/19403971/cabut-izin-13- pulau-reklamasi-gubernur-dki-siap-digugat
Sosial, Dan Lingkungan. 2004. LP3ES.
Susilowati, Klaudiana Alfrida Sulastri Putri. Strategi Pembangunan Ekonomi Daerah. Gudang Jurnal, Volume 2 ; Nomor 1 ; Januari 2024 ; Page 257-261. Tersedia pada: https://gudangjurnal.com/index.php/gjmi/article/download/238/235/98 0
The Johns Hopkins Center for Civil Society Studies Baltimore, MD. 1999
WALHI Jakarta. Tanggul Laut Raksasa, Solusi Palsu Krisis Iklim serta Percepat
WALHI. Mengatasi Masalah-Masalah Baru: Menguruk Pantai Reklamasi Bukan Solusi Berkelanjutan Ekologi Pesisir dan Laut Indonesia, 2017. Tersedia pada: https://www.walhi.or.id/mengatasi-masalah-masalah-baru-menguruk- pantai-reklamasi-bukan-solusi-berkelanjutan-ekologi-pesisir-dan-laut- indonesia
Zakiya, Zika. Polemik Pulau Reklamasi Teluk Jakarta, Inilah Alasan Izin Bangunan Tuai Protes dari Wakil Rakyat dan LSM, National Geographic Indonesia, 2019. Tersedia pada: https://nationalgeographic.grid.id/read/131758599/polemik-pulau- reklamasi-teluk-jakarta-inilah-alasan-izin-bangunan-tuai-protes-dari-wakil- rakyat-dan-lsm
Zamil, Yusuf Saepul. Yulinda Adharani, dan Siti Sarah Afifah. Pembangunan Pulau
Zulham, Armen. “PEMBANGUNAN GIANT SEA WALL: BERMANFAATKAH BAGI MASYARAKAT PERIKANAN?”. RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan 1(3):129-131. October 2014. Tersedia pada: https://www.researchgate.net/publication/299530190_PEMBANGUNAN_G IANT_SEA_WALL_BERMANFAATKAH_BAGI_MASYARAKAT_PER IKANAN
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.