Analisis Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan terhadap Keterbukaan Informasi Publik di Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang

Authors

  • Ajeng Hasti Widya Universitas Pamulang
  • Agisthia Lestari Universitas Pamulang

Keywords:

Partisipasi Masyarakat , Keterbukaan Informasi Publik , Pengawasan , Akuntabilitas

Abstract

This study was conducted to determine the level of community participation in monitoring public information disclosure in Cikande Village, Serang Regency, for the period 2022–2024, using a quantitative approach with a survey method of 100 respondents determined using the Slovin formula at a 10% margin of error. The research instrument was a questionnaire based on the UMEGA model, and analysis was performed with the assistance of SmartPLS software. The results show that community participation has a significant influence, although it remains in the moderate category, as reflected in the achievement of the Banten Public Information Openness Index (IKIP) for 2021–2022. Hypothesis testing reveals that the indicator of the community participation variable, namely information accessibility, has a significant effect on accountability with a t-statistic value of 3.928 > 1.96 and a p-value of 0.000. Furthermore, the community involvement indicator also shows a significant influence with a t-statistic value of 3.052 > 1.96 and a p-value of 0.002. These two indicators are the main determinants in driving public information openness and enhancing the accountability of government administration. Factors such as education, economic status, and technology access strengthen participation; however, infrastructure limitations and low social awareness remain challenges. This study recommends strengthening information access, improving technological facilities, and expanding variables in future research so that the findings can be generalized more broadly and support transparent and accountable governance practices.

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pengawasan keterbukaan informasi publik di Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, periode 2022–2024 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 10%. Instrumen penelitian berupa kuesioner berbasis model UMEGA dan dianalisis dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat memberikan pengaruh signifikan, meskipun masih berada pada kategori moderat, sebagaimana tercermin dalam capaian Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Banten tahun 2021–2022. Uji hipotesis memperlihatkan bahwa indikator variabel partisipasi masyarakat, yaitu aksesibilitas informasi, memiliki pengaruh signifikan terhadap akuntabilitas dengan nilai t statistics 3,928 > 1,96 dan p-value 0,000. Selain itu, indikator keterlibatan masyarakat juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai t statistics 3,052 > 1,96 dan p-value 0,002. Kedua indikator tersebut menjadi penentu utama dalam mendorong keterbukaan informasi publik serta peningkatan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Faktor pendidikan, ekonomi, dan akses teknologi memperkuat partisipasi, namun keterbatasan infrastruktur dan rendahnya kesadaran sosial tetap menjadi tantangan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan akses informasi, peningkatan sarana teknologi, serta perluasan variabel dalam studi selanjutnya agar hasil dapat digeneralisasi secara lebih luas dan mendukung praktik tata kelola yang transparan dan akuntabel.

References

Amalia, N. (2019). Keterbukaan Informasi Publik dan Partisipasi Masyarakat: Studi Kasus di Kelurahan Jakarta Selatan. Jurnal Administrasi Negara, 14(1), 85–99.

Andriani, L. (2017). Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik: Tantangan dan Peluang di Tingkat Kelurahan. Jurnal Komunikasi Pemerintahan, 7(3), 125–140.

Aritonang, E. (2019). Keterbukaan Informasi Publik di Indonesia: Konsep dan Implementasi. Jakarta: Penerbit XYZ.

Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Penduduk Kelurahan Cikande. https://www.bps.go.id

Fadli, M. (2022). Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Keterbukaan Informasi Publik. Jurnal Administrasi Publik, 10(2), 123–135.

Fauzi, A. (2018). Mekanisme Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Keterbukaan Informasi Publik di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 16(2), 60–75.

Fung, A. (2015). Putting the public back into governance. Public Administration Review, 75(4), 513–522.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Meijer, A. (2013). Understanding the complex dynamics of transparency. Public Administration Review, 73(3), 429–439.

Norris, P. (2001). Digital divide: Civic engagement, information poverty, and the Internet worldwide. Cambridge University Press.

Pretty, J. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263.

Putri, S. (2021). Peran Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Keterbukaan Informasi Publik. Jurnal Teknologi Informasi, 15(1), 45–60.

Sari, R. (2020). Pengaruh Akses Informasi terhadap Partisipasi Masyarakat di Tingkat Desa. Jurnal Ilmu Sosial, 8(3), 201–215.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business (7th ed.). Wiley.

Sihombing, R. (2021). Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Pengambilan Keputusan Publik. Jakarta: Penerbit ABC.

Stiglitz, J. E. (2002). Transparency in government. Oxford University Press.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif. Alfabeta.

Suryadi, T. (2019). Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Keterbukaan Informasi Publik di Kelurahan. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 11(2), 87–102.

Syafrudin, M. (2022). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Pembangunan di Tingkat Kelurahan. Jurnal Pemerintahan Daerah, 15(3), 50–68.

Wahyudi, R. (2021). Peran Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Keterbukaan Informasi di Tingkat Kelurahan. Jurnal Teknologi dan Masyarakat, 5(2), 105–120.

Widodo, H. (2022). Tantangan dan Peluang Keterbukaan Informasi di Era Digital. Jurnal Komunikasi, 12(4), 300–315.

Downloads

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.