Efektivitas Pembentukan Perumda Bidadari oleh Pemkab Manggarai Barat sebagai Strategi Pemulihan UMKM Pasca Pandemi Covid-19

Penulis

  • Aberar Guridno Universitas Nasional
  • Eddy Guridno Universitas Nasional
  • Muhamad Suhuf Abie Bakri Universitas Nasional

DOI:

https://doi.org/10.47313/pjsh.v9i2.3900

Kata Kunci:

Strategi, Pemulihan, UMKM, Ketangguhan , Kemandirian

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif metode digunakan oleh pemerintah Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk membangun ketangguhan dan kemandirian masyarakat dalam pemulihan UMKM setempat setelah pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan desktirptif kualitatif dengan menggunakan wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat sudah mulai beralih dari penjualan konvensional ke digital pada saat itu. Masyarakat sudah mulai menjual hasil karyanya melalui aplikasi digital untuk tetap terus berjalan selama.masa.pandemi Covid-19.-Oleh karena itu pemerintah setempat mendukung penuh pelaksanaan tersebut. Dengan diciptakannya Perumda Bidadari yang merupakan sebuah ekosistem digital Yang dapat mengakomodasi semua unsur ekonomi di Labuan Bajo dapat mewujudkan ekonomi yang bersmber pada teknologi digital dan potensi lokal. Adapun bantuan yang diberikan oleh pemerintah dalam rangka mendorong kegiatan usaha yang dilakukan yakni berupa bantuan modal dan bantuan peralatan penunjang sesuai dengan bidang usahanya masing-masing. Para pelaku umkm ini mengaku bahwa pandemi covid-19 mempengaruhi pendapatan mereka. Terjadi penurunan pendapatan yang cukup signifikan akibat pandemi ini. Tetapi itu sepertinya tidak cukup untuk menghentikan mereka dari mengembangkan bisnis mereka, mereka bahkan berinovasi supaya produk-produk mereka senantiasa diminati masyarakat. Kini mereka hanya bersyukur dan berharap bahwa pandemi ini segera berakhir dan mereka pun bisa berusaha seperti sedia kala dan pendapatan mereka dapat stabil kembali.

Referensi

Gurel, E., & Tat, M. (2017). SWOT Analysis: A Theoretical Review. The Journal of International Social Research, 10(51), 994-1006.

Inu Kencana Syafiie, Ilmu Administrasi Publik, Jakarta: Rineka Cipta, 2006

Kliklabuanbajo.id 2022. Perumda Bidadari Gandeng ESB dan Kawan Bike untuk Transaksi Digital. kliklabuanbajo.id

KOMINFO MaBar. 2022. Bupati Mabar: Pelatihan Digital Upaya Untuk Meningkatkan Kualitas UMKM. Portal.manggaraibaratkab.go.id.

Moerwanto, A. S., & Junoasmono, T. (2017). Strategi Pembangunan Infrastruktur Wisata Terintegrasi. Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia), 3(2).

None. 2021. Ini Konsep Perumda Bidadari Memanfaatkan Obyek Wisata Puncak Waringin dan Batu Cermin. Arnew, NEWS NTT: Depolicnews.com.

Pasalong, Harbani. 2012. Metode Penelitian Administrasi Publik, Alfabeta, Bandung.

Prastiwi, S. (2016). Manajemen Strategi Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro Dalm Mengembangkan Potensi Objek Wisata Edukasi Little Teksas Wonocolo. Publika, 4(11).

Samahitawirotama. 2017. Strategi 5Ps Mintberg. Samahitawirotama.com

Tapscott, D. (1995). The Digital Economy: Promise and Peril in the Age of Networked Intelligence. McGraw-Hill.

Thenisia, Shela, dkk. 2020. The Effect Of Covid-19 On Economic Growth In Indonesia. Universitas Tarumanegara: Faculty Of Economics

Wijayanti, A. (2017). Analisis Dampak Pengembangan Desa Wisata Kembang Arum Terhadap Perekonomian Masyarakat Lokal. Tesis. Sarjana Wiyata Tamansiswa Yogyakarta.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-12-31

Terbitan

Bagian

Articles