ANALISIS SISTEM POLITIK MASYARAKAT ADAT: DINAMIKA PROSES POLITIK MASYARAKAT ADAT KASEPUHAN CISUNGSANG

Penulis

  • Iqbal Fadrullah Ilmu Politik, Universitas Nasional
  • Fisdaus Syam Program Studi Pascasarjana Ilmu Politik, Universitas Nasional

DOI:

https://doi.org/10.47313/pjsh.v9i2.3920

Abstrak

Tulisan ini bertujuan menganalisis sistem politik Masyarakat Adat Kasepuhan Cisungsang dengan merujuk pada teori sistem politik Gabriel Almond dan David Easton. Sistem politik diartikan sebagai kerangka kerja organisasi yang merumuskan dan mencapai tujuan bersama. Dalam konteks masyarakat adat ini, sistem politik melibatkan interaksi berbagai elemen seperti kepala adat, perangkat adat, dukun adat, dan rendangan dalam merumuskan kebijakan dan tindakan kolektif melalui forum musyawarah adat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami bagaimana masyarakat adat tersebut merumuskan dan mencapai tujuan kolektif melalui interaksi antara berbagai elemen politik. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur dan fungsi sistem politik masyarakat adat Kasepuhan Cisungsang mencerminkan konsep sistem politik Almond dan memenuhi karakteristik sistem politik Easton. Struktur politik melibatkan berbagai entitas seperti kepala adat, penasihat adat, dukun adat, kokolot lembur, dan rendangan. Dalam forum musyawarah adat, kebijakan dan tindakan kolektif dihasilkan melalui konversi tuntutan masyarakat melalui rendangan. Struktur ini menciptakan hierarki dan fungsi yang mendukung pengambilan keputusan serta menjaga dan melindungi budaya adat. Dalam konteks Masyarakat Adat Kasepuhan Cisungsang, interaksi dengan lingkungan eksternal, terutama pemerintah daerah dan provinsi, melibatkan artikulasi kepentingan masyarakat adat. Rendangan bertindak sebagai perantara yang menghubungkan aspirasi masyarakat adat dengan kasepuhan, dan melalui proses musyawarah, keputusan diambil dalam merespon tuntutan tersebut.

Referensi

Almond, Gabriel A.dan Sidney Verba. (1984). Budaya Politik: Tingkah Laku Politik Dan Demokrasi di Lima Negara. Jakarta: Bina Aksara

G. Almond, G.B Powell, R. Dalton & K. Strøm. (2009). Comparative Politics Today: A World View, 9 th edn, Person Longman, New York

Haryanto. (2017). Elit, Massa, dan Kekuasaan: Suatu Bahasan Pengantar. Yogyakarta, Indonesia: Research Center for Politics and Government (PolGov)

Mahpudin (2020). Partisipasi Politik Masyarakat Adat Baduy dan Implikasinya terhadap Representasi Politik: Kepentingan Adat yang Tersisih. Jurnal Ilmu Politik Vol.x No.x; Hal 113 – 128

Malik, Abdul. (2016). Berjuang Menegakan Eksistensi: Komunikasi Politik Mayarakat Adat Kasepuhan Banten Kidul, Biro Humas Dan Protokoler Provinsi Banten

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 8 Tahun 2015.

Winarno, Budi. (2007). Sistem Politik Indonesia Era Reformasi. Yogyakarta: Medpress

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-12-31

Terbitan

Bagian

Articles