Faktor Kepemilikan Lahan terhadap Status Sosial Ekonomi Buruh Tani: Studi Kasus di Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi
Kata Kunci:
kepemilikan lahan, ketimpangan sosial ekonomi , buruh tani, stratifikasi sosial, pembangunan pedesaanAbstrak
Penelitian ini mengkaji faktor kepemilikan lahan pertanian dalam menentukan status sosial ekonomi buruh tani di Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Dengan menggunakan teori stratifikasi sosial Max Weber, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana ketimpangan kepemilikan lahan memengaruhi aspek ekonomi dan sosial masyarakat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil temuan menunjukkan bahwa buruh tani tanpa lahan menghadapi ketidakstabilan ekonomi serta akses terbatas terhadap pendidikan dan layanan kesehatan. Sementara pemilik lahan menikmati pendapatan yang stabil dan peluang sosial yang lebih baik. Penelitian ini menyoroti ketimpangan yang terus berlanjut akibat kepemilikan lahan dan memberikan rekomendasi perlunya kebijakan untuk mengurangi kesenjangan melalui pengelolaan lahan yang adil dan kebijakan sosial yang inklusif.
Abstract
This study examines the factor of agricultural land ownership in determining the socioeconomic status of farm laborers in Bulurejo Village, Purwoharjo District, Banyuwangi. Using Max Weber's social stratification theory, this research explores how disparities in land ownership affect the economic and social aspects of the community. The study employs a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The findings reveal that landless farm laborers face economic instability and limited access to education and healthcare services, while landowners enjoy stable incomes and better social opportunities. This study highlights persistent inequalities stemming from land ownership and recommends the need for policies to reduce disparities through fair land management and inclusive social policies.
Referensi
Pertanian di Desa Nglegok, Kabupaten Karanganyar. Tunas Agraria, 3(2), 101–121. https://doi.org/10.31292/jta.v3i2.111
Hekmatyar, V., & Nugroho, F. (2018). POLA PENGUASAN TANAH DAN DISTRIBUSI KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA DI PEDESAAN JAWA TIMUR. BHUMI: Jurnal Agraria dan Pertanahan, 4(1). https://doi.org/10.31292/jb.v4i1.206
Helaluddin. (2019). Mengenal lebih Dekat dengan Pendekatan Fenomenologi: Sebuah Penelitian Kualitatif. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/stgfb
Iqbal Ramadan, Hary Priyanto, & Herwin Kurniadi. (2024). BULUREJO-BANYUWANGI VILLAGE FUND POSTULATE AS SUPPORTING THE EFFECTIVENESS OF EMPOWERING PRE-PROSPEROUS COMMUNITIES. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 8(1), 1203–1209. https://doi.org/10.36526/santhet.v8i1.3973
Juariyah, S. (2012). Analisis Kondisi Sosial Ekonomi dan Tingkat Pendidikan Masyarakat Desa Srigading, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 7(1). https://doi.org/10.21831/jep.v7i1.577
Maunah, B. (2015). STRATIFIKASI SOSIAL DAN PERJUANGAN KELAS DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI PENDIDIKAN. 03(01).
Mernawati, M., Hayati, H., & Muktasam, M. (2023). Dampak Status Penguasaan Lahan Terhadap Pendapatan Petani Jagung Di Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat. Jurnal Sosial Ekonomi Dan Humaniora, 9(2), 156–160. https://doi.org/10.29303/jseh.v9i2.338
Nurul Huda, S. (2022). Perubahan Struktur Sosial Ekonomi Masyarakat Perdesaan. JCIC : Jurnal CIC Lembaga Riset dan Konsultan Sosial, 4(2), 31–36. https://doi.org/10.51486/jbo.v4i2.79
Sihaloho, M., Sri Wahyuni, E., & A. Kinseng, R. (2016). PERUBAHAN STRUKTUR AGRARIA, KEMISKINAN, DAN GERAK PENDUDUK: SEBUAH TINJAUAN HISTORIS. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 4(1). https://doi.org/10.22500/sodality.v4i1.14406
Siska Wahyuni Fitri, Aulia Rahman, Nelfia Nofitri, & Januar Januar. (2023). Stratifikasi Sosial dalam Sistem Perekonomian Masyarakat Urban. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 2(4), 307–318. https://doi.org/10.55606/concept.v2i4.819
Susilawati, N. (2019). SOSIOLOGI PEDESAAN. INA-Rxiv. https://osf.io/67an9
Syah, R. H. (2015). STRATIFIKASI SOSIAL DAN KESADARAN KELAS. SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 2(1), 31–48. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v2i1.2239
Wanimbo, E. (2019). Kehidupan Sosial Ekonomi Keluarga Petani dalam Meningkatkan Taraf Hidup (Studi di Desa Bapa Distrik Bogonuk Kabupaten Tolikara Propinsi Papua). Journal of Social and Culture, 12(3), 1–18.
Yusrida, Y., & Ritonga, S. (2024). Analisis historis stratifikasi sosial dan pembatasan perkawinan dalam masyarakat batak angkola kota Padang Sidempuan. 9(2), 112–120. https://doi.org/10.29210/30034735000
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal BACA dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Populis Jurnal Sosial dan Humaniora, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.