Pemolisian Forensik sebagai Falsafah Baru bagi Pelaksanaan Tugas Kepolisian Menuju Evidence-Based Policing

Authors

  • David Purba Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian - Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian
  • Kif Aminanto Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian - Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian

DOI:

https://doi.org/10.47313/pjsh.v11i1.4400

Keywords:

Forensic Policing, Evidence Based, Covid-19, Falsafah

Abstract

Artikel ini membahas tentang forensic politik sebagai model pemolisian yang didesain sedemikian rupa dalam
menanggulangi masalah nubika (nuklir, biologi, kimia, dan termasuk kesehatan), serta masalah sosial di era digital
dengan berbasis pada ilmu pengetahuan oleh super cops. Dalam pelaksanaannya, forensic policing dapat
menunjang evidence based policing, yaitu pemolisian yang menggunakan bukti ilmiah dan data akurat dalam
melakukan tugas dan praktik kepolisian. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian dilakukan melalui
studi kasus pada program penanganan pandemi Covid-19 tahun 2020-2023 oleh Polda Metro Jaya di wilayah
hukumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polda Metro Jaya unggul dalam melakukan penanganan Covid
19 di wilayahnya pada pada tahun 2020-2023. Keberhasilan ini merupakan bentuk nyata dari implementasi tugas
kepolisian yang berlandaskan forensic policing. Ini menjadi langkah kunci menuju evidence-based policing.
Dalam jangka panjang, keberhasilan implementasi pendekatan ini sangat bergantung pada komitmen institusional
yang kuat, investasi yang berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia dan teknologi informasi, serta
kolaborasi aktif antara kepolisian, akademisi, dan komunitas sipil.

Abstract
This article examines political forensics as a policing model specifically designed to address CBRNE (chemical,
biological, radiological, nuclear, and explosive—including health-related) issues, as well as social problems in
the digital era, grounded in scientific knowledge and executed by super cops. In its implementation, forensic
policing can support evidence-based policing, namely policing that employs scientific evidence and accurate data
in carrying out police duties and practices. Employing a qualitative approach, this research was conducted
through a case study of the Covid-19 pandemic response programme during the 2020–2023 period by the Metro
Jaya Regional Police within its jurisdiction. The findings indicate that the Metro Jaya Regional Police
demonstrated excellence in managing Covid-19 within its territory during 2020–2023. This success constitutes a
tangible manifestation of the implementation of police duties grounded in forensic policing. It represents a key
step towards evidence-based policing. In the long term, the successful implementation of this approach depends
heavily on strong institutional commitment, sustained investment in human resource development and information
technology, as well as active collaboration among the police, academics, and civil society.

References

Brandon L. Garrett (2022). Policing Forensic Evidence. American Journal of Law and Equality (2022) 2: 107–121. USA

Chen, H., Chiang, R. H., & Storey, V. C. (2014). Business intelligence and analytics: From big data to big impact. MIS Quarterly, 36(4), 1165-1188. https://doi.org/10.2307/41703503

De Fretes, Yobhel, Muhammad Krisna Bayunarendro dan Hillary Cornelia (2024). Evidence-Based Policing as a Foundational Policing Model for the INP. Jurnal Ilmu Kepolisian Volume 18 Nomor 2 Tahun 2024. STIK : Jakarta

Dwi Laksana, Chrysnanda (2024). Ide-Ide Reformasi Birokrasi Kepolisian : Pemolisian Di Era Digital. Jakarta: Lemdiklat Polri

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8002425/jumlah-kematian-pengidap-covid-19-di-indonesia-selama-masa-pandemi

https://nasional.sindonews.com/read/618247/15/kapolri-minta-capaian-positif-penanganan-covid-19-dipertahankan-1638587556

https://tribratanews.polri.go.id/blog/nasional-3/kapolri-pengguna-super-apps-polri-presisi-meningkat-126-di-tahun-2024-82555

https://www.bbc.com/indonesia/articles/cx2ll0gp11jo/polri-luncurkan-robot

https://www.tvrinews.com/berita/t8y7fv9-polda-metro-jaya-beberkan-kesuksesan-vaksinasi-merdeka

Intel Dasar Polres Metro Tangerang Kota Tahun 2021

Juditha, Christiany (2020). Dampak Penggunaan Teknologi Informasi Komunikasi Terhadap Pola Komunikasi Masyarakat Desa (Studi di Desa Melabun, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung). Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 21 No.2. Manado : Balai Kominfo

Kurnianto, Thomas Agung dan Kadek Cahya Susila Wibawa (2021). Peran Kepolisian dalam Menjaga Stabilitas Keamanan selama Penerapan Kebijakan PSBB. Jurnal Ilmu Kepolisian Volume 15 Nomor 1 April 2021. STIK : Jakarta

Labobar, Rosana Albertina, 2023. Optimalisasi Pemberdayaan Kampung Tangguh Jaya Guna Mencegah Peredaran Narkoba dalam Rangka Memelihara Kamtibmas yang Kondusif. Sespim: Lembang

Mirakirana, Dewi dan Sri Melda Bangun (2022). Health and Health Planning of The North Sumatra Regional Police in The Effort to Accelerate The National Covid-19 Vaccination Program in 2021. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Gizi Vol. 5 No.1 Edisi Mei-Oktober 2022. Institut Kesehatan Medistra : Lubuk Pakam

Peraturan Kepolisian Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemolisian Masyarakat

Peraturan Kepolisian Nomor 3 Tahun 2024 tentang SOTK Polda

Peraturan Kepolisian Nomor 4 tahun 2022 tentang Satu Data Polri

Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019

Reksodiputro, Mardjono.1996. Catatan Kuliah Seminar Masalah Peradilan Pidana, Jakarta: KIK UI, Tidak diterbitkan

Riyanto, Setyo. 2022. Analisis Pemecahan Masalah Dan Pengambilan Keputusan. Strategis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Sinaga, Saut Panggabean (2025). Mata perkuliahan S3 Alternatif Gaya Pemolisian: Hanjar Polisi dan Pemolisian. STIK: Jakarta

Suparlan, Parsudi (2008) dalam buku Ilmu Kepolisian yang berjudul Kebudayaan Polri : Struktur dan Anti-Struktur. Jakarta: YPKIK

Published

2026-10-05

Issue

Section

Articles