10.47313 Melanggengkan Patriarki: Pembingkaian Media terhadap Kasus Perundungan Perempuan dalam Wacana Berita Digital

Authors

  • Indrani Dewi Anggraini Universitas Pamulang
  • Nani Nuraini Sarah Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.47313/pujangga.v11i1.4106

Keywords:

Keywords: framing, gender, bullying, digital mass media.

Abstract

Abstract News about the bullying of women is a serious issue that affects the emotional and psychological well-being of victims and can even lead to tragic deaths. However, media coverage is not always objective due to biases in how news is structured and presented. The media frames these cases by emphasizing certain aspects through word choice, narratives, visuals, and perspectives that shape audience understanding. Bias in news framing can influence public opinion and reinforce gender stereotypes. This study analyzes six news reports on the bullying of women in the digital media platform detik.com in 2024 using a qualitative descriptive method and a critical discourse analysis approach based on content analysis. Utilizing Sara Mills' theory, the analysis focuses on three aspects: subject-object positioning, gender roles, and socio-cultural context. The media often reinforces patriarchal dominance by portraying women as passive objects while men are positioned as dominant subjects who control the narrative. This representation reflects the structure of patriarchal power in society, where men have greater control over social discourse, including in the media. As a result, gender inequality continues to be reproduced, positioning women as victims who lose their agency and weakening their ability to confront bullying.

Keywords: framing, gender, bullying, digital mass media.

References

Anggraini, N. S. (2022). Analisis wacana feminisme dalam teks berita Tabloid Nova. Hasta Wiyata, 5(1), 43–54. doi: 10.21776/ub.hastawiyata.2022.005.01.04

Annisa, N. A., & Baskoro, B. S. (2023). Representasi aktor sosial kasus perundungan anak pada Kompas.com: Analisis wacana kritis. MABASAN, 17(1), 1–22.

Arawinda, S. H. (2021). Perlindungan hukum terhadap perempuan korban kekerasan berbasis gender online di Indonesia. Jurnal Yustika, 24(2), 76-89 https://doi.org/10.24123/yustika.v24i02.4599

Arianto (2023). Media sosial sebagai ruang baru kekerasan berbasis gender online di Indonesia. Jurnal Komunikasi Global, 12(1), 45-60. https://www.academia.edu/71722622/Media_Sosial_Sebagai_Ruang_Baru_Kekerasan_Berbasis_Gender_Online_di_Indonesia

Croteau, D., & Hoynes, W. (2022). Media/society: Technology, industries, content, and users (7th ed.). SAGE Publications.

Entman, R. M. (2023). Framing: Toward Clarification of a Fractured Paradigm. Journal of Communication, 73(2), 342-367.

Gill, R. (2022). Gender and the media: A critical introduction (2nd ed.). Polity Press.

Hamapu, Alamudin. (2024, Maret 07).Viral Siswi SMK di Batam Jadi Korban Bullying, Tubuh Ditendang-Kepala Ditempeleng. detikSumut.

https://www.detik.com/sumut/hukum-dan-kriminal/d-7229762/viral-siswi-smk-di-batam-jadi-korban-bullying-tubuh-ditendang-kepala-ditempeleng.

Handayani, T., & Suryani, N. (2020). Pengaruh stereotip gender terhadap tingkat perundungan pada perempuan di lingkungan kerja. Jurnal Psikologi Sosial, 18(2), 123-135. https://doi.org/10.1234/jps.v18i2.5678

Heksantoro, Rinto. (2024, Juni 14). Siswi Purworejo Ditampar-Ditendang Teman, 6 Orang Diamankan. detikJateng.

https://www.detik.com/jateng/berita/d-7390519/siswi-purworejo-ditampar-ditendang-teman-6-orang-diamankan

Ihsani, S. N. (2021). Kekerasan berbasis gender dalam victim-blaming pada kasus pelecehan yang dipublikasi media online. Jurnal Wanita dan Keluarga, 2(1),12–21.

https://doi.org/10.22146/jwk.2239

Ismiradewi, Purnamasari, A., & Rahma, A. N. (2021). School well-being dan dukungan sosial terhadap kecenderungan perundungan di pesantren. INTUISI: Jurnal Psikologi Ilmiah, 13(2), 85-95.

Mahendra, Rizky Adha (2024, November 04). Wanita Viral Pukuli Siswi di Warung Kopi Bogor Menghilang, Polisi Selidiki. detikNews. https://news.detik.com/berita/d-7621626/wanita-viral-pukuli-siswi-di-warung-kopi-bogor-menghilang-polisi-selidiki.

McCombs, M. (2022). Setting the agenda: Mass media and public opinion (2nd ed.). Polity Press.

Mills, Sara. (2023). Discourse. Routledge.

Mills, Sara. (2023). Gender and the Media. Polity Press.

Nahdliyah, N. L., & Robot, M. (2024). Gender inequality and media representation: A critical discourse analysis of femicide coverage in Indonesia. Journal of Pragmatics and Discourse Research, 4(2), 123–140.

Nugroho, I. R., Astuti, A. M. E. S., & Pujiyono. (2016). Penegakan hukum dan dampak penyebaran video kekerasan secara online bagi remaja (Kajian kriminologis). Diponegoro Law Journal, 5(4), 1-15. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/dlr/article/view/13753

Petrus, A., Ratih, R., & Panggebean, S. (2023). Kematian akibat gantung diri. Jurnal Pandu Husada, 4(3), hlm 1-5 https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/JPH/article/view/16580.

Pradana, Whisnu (2024, Juni 10). Viral Siswi SMK di Bandung Jadi Korban Bully, Berujung Meninggal. detikJabar. https://www.detik.com/jabar/berita/d-7384250/viral-siswi-smk-di-bandung-jadi-korban-bully-berujung-meninggal/2

Prasetyo, T. (2023). Penerapan restorative justice terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana asusila dalam perspektif Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Jurnal Hukum & Pembangunan, 53(2), 123-140. https://www.review-unes.com/index.php/law/article/download/2056/1648

Priyansyah, M. A., Sevira, H., Rahmah, A., & Pradipto, Y. D. (2021). Representasi korban dan pelaku kekerasan seksual di artikel berita: Analisis framing kasus Herry Wirawan di media online. Jurnal Pekommas, 6(2), 191–202.

Purbaningrum, T. M., Setiansah, M., & Novianti, W. (2023). Bias gender dalam pemberitaan kasus pelecehan seksual terhadap laki-laki di media online Detik.com dan Kompas.com. Jurnal Komunikasi Nusantara, 5(1), 166–177.

Puspitasari, A. H., & Muktiyo, W. (2017). Menggugat stereotipe "perempuan sempurna": Framing media terhadap perempuan pelaku tindak kekerasan. Palastren: Jurnal Studi Gender, 10(2), 248–272. https://doi.org/10.21043/palastren.v10i2.2610

Rifauddin, M. (2016). Fenomena Cyberbullying Pada Remaja (Studi Analisis M edia Sosial Facebook) dalam Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, Dan Kearsipan Khizanah Al-Hikma vol 4 (1), hlm 35-44

Riswanto, D., & Marsinun, R. (2020). Perilaku cyberbullying remaja di media sosial. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 12(2), 98–111. https://doi.org/10.31289/analitika.v12i2.3704

Rosyidah, F. N., & Nurwati, N. (2019). Gender dan stereotipe: Konstruksi realitas dalam media sosial Instagram. Social Work Jurnal, 9(1), 10–19.

Sanjaya, Dimas (2024, Oktober 02). 5 Remaja yang Viral Bully-Sundut Rokok Siswi SMP di Jambi Jadi Tersangka. detikNews. https://news.detik.com/berita/d-7568066/5-remaja-yang-viral-bully-sundut-rokok-siswi-smp-di-jambi-jadi-tersangka.

Saputri, Y.D (2023). Representasi perlawanan stereotipe wanita dalam akun Instagram @Wmnlyfe. Jurnal Audiensi Vol 5 no 3 498–505. https://doi.org/10.18196/jas.v5i3.483

Sodah, Y. (2023). Kekerasan terhadap perempuan: Pencegahan dan penanganan suatu tinjauan psikologi sosial. Journal Syntax Idea, 5(11), xx-xx. https://jurnal.syntax-idea.co.id/index.php/syntax-idea/article/download/2912/1745

Sugiyatno, S. (2024). Kekerasan di sekolah bagian masalah pendidikan sosial-emosional. Jurnal Pendidikan Sosial dan Budaya, 10(3).

Sudjarwo, Eko. (2024, Mei 04). Kronologi Siswi SD di Lamongan Meninggal Diduga Jadi Korban Bully. detikJatim. https://www.detik.com/jatim/hukum-dan-kriminal/d-7324832/kronologi-siswi-sd-di-lamongan-meninggal-diduga-jadi-korban-bully.

Tilman, P. L. D. R., Amelia, R., & Khairina, N. (2024). Gambaran perilaku perundungan dan dampak terhadap korban perundungan. Jurnal Flourishing, 4(6), 245–254. https://journal3.um.ac.id/index.php/psi/article/view/4771

Wahab, A. H., & Bayu, O. A. P. (2024). Media dan representasi: Analisis kriminologis pemberitaan media terhadap perempuan pelaku pembunuhan. JPAI: Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia, 6(1).

Yusuf, I. A. (2021, 2 Juni). Perempuan selalu menjadi korban media. Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Indonesia. https://communication.uii.ac.id/perempuan-selalu-menjadi-korban-media/?utm_source=chatgpt.com

Downloads

Published

2025-06-30