HUMOR AND MAXIM VIOLATIONS: A PRAGMATIC ANALYSIS OF THE KOREAN VARIETY SHOW ‘GREEN BEAN, RED BEAN: REAP WHAT YOU SOW’ (EPISODE 1)
Keywords:
pragmatik, pelanggaran maksim, humorAbstract
Humor memainkan peran penting dalam komunikasi sebagai alat hiburan, ikatan sosial, dan penghilang ketegangan. Salah satu mekanisme pragmatis yang mendasari humor adalah pelanggaran Prinsip Kerja Sama Grice. Makalah ini menganalisis jenis-jenis pelanggaran maksim dan hubungannya dengan teknik humor dalam acara variety show Korea Green Bean, Red Bean: Reap What You Sow (Episode 1). Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan pencatatan, kemudian dianalisis menggunakan empat maksim Grice—kuantitas, kualitas, relasi, dan cara—dan teknik humor linguistik Berger. Temuan menunjukkan 44 ujaran humor yang mengandung 75 pelanggaran maksim, dengan maksim relasi menjadi yang paling sering dilanggar. Selain itu, 78 strategi humor diidentifikasi, dengan hiperbola dan ejekan sebagai yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran maksim dan teknik humor saling terkait erat, dan humor Korea sangat bergantung pada permainan kontekstual dan dinamika relasional, yang membedakannya dari tradisi komedi Barat.
References
Atqiya, L. (2018). “Conversational Implicature in Twitter Humor”. Journal of Pragmatics Studies, 5(2), 15–25.
Berger, A. A. (1993). An Anatomy of Humor. New Jersey: Transaction Publishers.
Berger, A. A. (1997). The Art of Comedy Writing. New Jersey: Transaction Publishers.
Grice, H. P. (1975). Logic and Conversation. In Syntax and Semantics (Vol. 3). New York: Academic Press.
Hamdi, S. (2024). “Humour based on flouting Grice’s conversational maxims in Ali Douagi’s ‘The Star-Gazer’.” The European Journal of Humour Research, 12(2), 74–86.
Hu, Y. (2024). “Grice's theory of conversation revisited: A socio-cognitive reinterpretation.” Intercultural Pragmatics, 21(1), 99–119.
Kencana, A. (2021). “Humor Strategies in Indonesian TV Comedy.” Linguistics and Literature Journal, 9(1), 55–65.
Kim, S., & Plester, B. (2019). Humor in Korean Workplace Culture. International Journal of Cross-Cultural Studies, 12(4), 110–125.
Marwah, D., Yuliasri, I., & Sutopo, D. (2018). “Maxim Flouting and Humor in Comedy.” ELLT Journal, 7(1), 45–57.
Nguyen, T. H. (2025). “Pragmatic Strategies and Humor Construction in East Asian Digital Talk Shows.” Pacific Linguistics Quarterly, 14(1), 70–85.
Park, J. S., & Choi, Y. M. (2024). “Subverting Politeness: Linguistic Humor and Relational Dynamics in Contemporary Korean Variety Shows.” Journal of East Asian Pragmatics, 8(2), 105–123.
Puspasari, R., & Ariyanti, L. (2019). “Humor in Stand-up Comedy: A Pragmatic Analysis.” Humaniora Journal, 10(3), 40–50.
Sudaryanto. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Smith, J., & Lee, S. (2023). “Flouting Gricean Maxims in Modern Media: A Comparative Study of Verbal Humor Techniques.” International Journal of Humor Research, 36(3), 40–58.
Thomas, J. (1995). Meaning in Interaction: An Introduction to Pragmatics. London: Longman.
Umam, D. K. (2024). “Violating maxims, preserving harmony: Pragmatic strategies in Arabic humor on Instagram Reels.” ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities, 7(4), 672–683.
Yahya, E. M. (2024). “Non-observance of Grice's maxims in humorous interactions: The case of Melon City Show.” Journal of Language Studies, 8(12), 237–254.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fiona Rosalia, Bunga Astya Syafitri; Kasno Atmo Sukarto, M.Pd

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.


