Kajian Sosiologis terhadap Implementasi Program Perkebunan Inti Rakyat (PIR) V Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua

Penulis

  • Rahmalia Ayu Isnaini Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua
  • Rimba Rahmawati Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua
  • Muhamad Yusuf Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua
  • Zulihi Zulihi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua
  • Didik Efendy Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua
  • Rachmad Surya Muhandy Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua

Kata Kunci:

Kebijakan Pemerintah, Kelapa Sawit , Hambatan , Pelaksanaan , Evaluasi Kebijakan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan secara komprehensif tentang perkembangan Program Perkebunan Inti Rakyat (PIR) di wilayah PIR V di kawasan Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Perangkat analisis menggunakan disiplin ilmu Sosiologi melalui penerapan teori tindakan sosial dari Max Weber, teori hegemoni dari Gramsci, serta pemikiran tentang empati dan rasa keadilan dari Adam Smith, artikel ini memfokuskan kajian pada pengalaman, persepsi dan tindakan masyarakat yang terlibat dalam program PIR V. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami secara mendalam kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program pemerintah. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung dan wawancara dengan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai hambatan, seperti keterbatasan infrastruktur, lemahnya manajemen, biaya perawatan yang tinggi, fluktuasi harga sawit, serta ketiadaan fasilitas pengolahan, menjadi faktor utama penyebab kegagalan program ini. Evaluasi kebijakan, peningkatan infrastruktur, subsidi, serta pembangunan fasilitas pengolahan yang memadai menjadi solusi yang diusulkan untuk menghidupkan kembali program tersebut.

Abstract

This study aims to comprehensively explain the development of the Nucleus Estate and Smallholder (NES/Perkebunan Inti Rakyat) Program in the PIR V region of Arso District, Keerom Regency, Papua Province. Using the analytical framework of Sociology through the application of Max Weber's social action theory, Gramsci's hegemony theory, and ideas about empathy and a sense of justice from Adam Smith, this article focuses the study on the experiences, perceptions, and actions of the communities involved in the PIR V program. This study uses a qualitative approach to gain an in-depth understanding of the constraints faced in the implementation of the government program. The methods employed include direct observation and interviews with informants. The findings reveal that various obstacles—such as limited infrastructure, weak management, high maintenance costs, fluctuating palm oil prices, and the lack of processing facilities—are the main factors contributing to the program’s failure. Policy evaluation, infrastructure improvement, subsidies, and the development of adequate processing facilities are proposed as solutions to revitalize the program.

Referensi

Anggraini, W., Lambelanova, R., & Ritonga, N. (2022). Pemberdayaan Petani Kelapa Sawit di Kecamatan Kampung Rakyat Oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Labuhanbatu Selatan. J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan), 7(2), 72-92. DOI: https://doi.org/10.33701/j-3p.v7i2.2525

Arianto., Handoko, Y., & Dewi, W. (2023). Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pelanggan di Imam Bonjol Hostel Semarang. Bursa : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2(1), 88–100. DOI: https://doi.org/10.59086/jeb.v2i1.236

Astuti, A., Hasibuan, Z., Br. Harefa, W., & Purba, B. (2024). Kajian Teori Pemikiran Adam Smith dan Relevansinya terhadap Perekonomian Masa Kini. As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal, 3(2), 472–480. DOI: https://doi.org/10.56672/syirkah.v3i2.153

Denzin, K. Norman., & Lincoln, S. Yvonna. (2009). HandBook Of Qualitative Research. Yogyakarta; Pustaka Pelajar.

Direktorat Jenderal Perkebunan. Kementerian Pertanian (2019). Visi Misi. https://ditjenbun.pertanian.go.id/profil/visi-misi/?utm_source=chatgpt.com

Fatwa, C., & Firmanda, H. (2023). Penyelesaian Konflik Antara Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (Knes) Dengan Masyarakat Adat Pemilik Kebun Kelapa Sawit Di Desa Senama Nenek Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar. Multilingual: Journal of Universal Studies, 3(3), 281-294. DOI:https://doi.org/10.26499/multilingual.v3i3.322

Inayati., Muhandy, R. S., Nur, Rohmah, M., Yusuf, M., & Iribaram, S. (2021). Potret Penerapan Sosial Distancing Dalam Memutus Rantai COVID-19 . Jurnal Sosial Humaniora, 12(2), 128–140. https://doi.org/10.30997/jsh.v12i2.4146

Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1986 Tentang Pengembangan Perkebunan dengan Pola Perusahaan Inti Rakyat yang Dikaitkan dengan Program Transmigrasi

Jerat Papua, Jaringan Kerja Rakyat Papua. (2016). Problematika Perkebunan Sawit di Keerom. https://www.jeratpapua.org/problematika-perkebunan-sawit-di-keerom/?utm_source=chatgpt.com

Mankiw, N. G. (2020). Principles of Economics. Cengage Learning.

Muhlis, A., & Norkholis, N. (2016). Analisis Tindakan Sosial Max Weber dalam Tradisi Pembacaan Kitab Mukhtashar Al-bukhari (Studi Living Hadis). Jurnal Living Hadis, 1(2), 242-258. DOI: https://doi.org/10.14421/livinghadis.2016.1121

Rawls, John. (2008). Justice as Fairness, Justice Within a Liberal Society. The Stanford Encyclopedia of Philosophy. https://plato.stanford.edu/entries/rawls/#JusFaiJusWitLibSoc

Risal, M. (2018). Multinational Corporations (MNC) Perkebunan Kelapa Sawit Di Kalimantan Timur: Dampak Aspek Lingkungan, Sosial Budaya, dan Ekonomi. Jurnal Hubungan Internasional Interdependence, 3(1). DOI: DOI: http://dx.doi.org/10.30872/.v3i1.1332

Siswati, E. (2018). Anatomi Teori Hegemoni Antonio Gramsci. Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi Dan Studi Media, 5(1), Hal. 11-33. DOI: https://doi.org/10.35457/translitera.v5i1.355

Suneki. (2012). Paradigma Teori Dramaturgi Terhadap Kehidupan Sosial. Civis, 2(2), 1–11. DOI: https://core.ac.uk/download/pdf/234022407.pdf

Syahfitri, A., Yusuf, M., Safiudin, S., Amri, A., & Muhandy, R. S. (2023). Pembangunan Rumah Yang Dilakukan Masyarakat Di Bantaran Kali Anafre Kota Jayapura. Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 6(2), 269–285. https://doi.org/10.37329/ganaya.v6i2.2415

Syahrul. (2024). Kebun Sawit 661 Hektar Berubah Jadi Semak Belukar. https://www.kabarsawit.com/berita/2671/kebun-sawit-661-hektar-berubah-jadi-semak-belukar?utm_source=chatgpt.com

Wulandari, Eka., & Kusuma, Aprisep, Ferdhana. (2023). Kelapa Sawit Indonesia: Dilema dan Solusi yang Tidak Kunjung Usai. Jurnal Khatulistiwa Profesional, 4(2), 57-68. DOI:https://doi.org/10.62099/khapro.v4i2.70

Wulansari, Dewi. (2021). Evaluasi Kebijakan Pemerintah Republik Indonesia Pelaksanaan (Replanting) Perkebunan Kelapa Sawit Lembah Kumang Tahun 2019. Jurnal Politik dan Pemerintah Daerah, 3(1), 35-51. DOI:https://jppd.org/index.php/jppd/article/download/27/26

Yusuf, M., & Nawir, M.S. (2021). Famari (Penghinaan Berujung Pada Tradisi Yang Mampu Menyebabkan Sanksi/Denda Adat, Tradisi Pada Masyarakat Misool Barat, Kepulauan Raja Ampat). SASI, 27(1), 1-11. DOI: https://doi.org/10.47268/sasi.v27i1.225

Wawancara

Kowiyah, Siti. (2024). Wawancara pada tanggal 24 hari minggu bulan November 2024 di Kabupaten Keerom di wilayah PIR V Arso

Mardiyah. (2024). Wawancara pada tanggal 17 hari minggu bulan November tahun 2024 di Kabupaten keerom di wilayah PIR V Arso

Sujito. (2024). Wawancara pada tanggal 10 hari minggu bulan November tahun 2024 di Kabupaten Keerom di wilayah PIR V Arso

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-06-30

Terbitan

Bagian

Articles